Di dalam firman Tuhan ini, kita melihat Yesus sengaja menyuruh murid-muridnya naik ke perahu untuk berangkat lebih dulu. Sementara Yesus tinggal sendirian di darat untuk berdoa. Maka ketika murid-murid Yesus di tengah perjalanan, mereka mengalami angin sakal (pergumulan). Yesus melihat mereka dan mendatanginya, Yesus berjalan di atas air, tetapi murid-muridnya melihat Yesus dan mengira Yesus itu hantu. Lalu mereka berteriak-teriak sangking paniknya, mereka terkejut. Mereka sangat kebingungan, karena kedegilan hati mereka (Markus 6 : 51-52).
Jika kita alihkan kisah ini di dalam perjalanan kehidupan kita sehari-hari, kita yang sudah diselamatkan Tuhan Yesus pasti sudah banyak mengalami kebaikan Tuhan, baik mujizat-mujizat, maupun tanda-tanda heran yang sudah Yesus lakukan dalam hidup pribadi, keluarga, bahkan dalam pelayanan kita. Tetapi berjalannya waktu, kita mengalami persoalan :
1. Bisa terjadi oleh karena kesalahan kita sendiri (salah ambil keputusan)
2. Bisa Tuhan ijinkan terjadi untuk pengujian iman kita (memperkokoh iman kita)
Tetapi satu hal yang Tuhan mau adalah melihat respon kita menghadapinya. Apakah kita mengandalkan Dia atau mengandalkan kekuatan kita?
Terkadang kita menghadapinya dengan cara kita sendiri (seperti bangsa Israel di tanah Mesir dulu), padahal kita sudah dipindahkan (hidup dalam kasih karunia).
Tuhan mau menolong kita dengan cara-Nya :
1. Bisa lewat firman-Nya melalui kuasa Roh Kudus yang mengingatkan
2. Melalui orang-orang yang dipakainya (saudara seiman, bahkan hamba-hamba-Nya)
Roma 8:28 (TB) Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.
Tetapi karena kita hanya mau mendengar firman Tuhan, dan tidak mau melakukan, kita mempermasalahkan orang yang dipakai Tuhan, bahkan kita mempersalahkan Tuhan. Seperti ada istilah ; "orang yang memberkati (menegur/menasehati), kita mengira mengutuki kita (mengakimi/menggurui)"
Puji Tuhan kita adalah orang yang mengandalkan Tuhan. Dalam situasi bagaimanapun kita tetap mengatakan Yesus baik, sangat baik buat saya. Karena kita tahu Firman Tuhan berkata _"Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa."_(Yohanes 15:5b)
Tuhan Yesus Memberkati. Amin!
By : Beniar Zega