Ikuti Kami :
Ikuti Kami : :
Alive in Clarity

WHAT CAN I GIVE TO OTHERS?

Interpretasi Hulu - 20 Februari 2023
Total Dilihat : 280
Bagikan :

Roma 12:7-8

7) Jika karunia untuk melayani, baiklah kita melayani; jika karunia untuk mengajar, baiklah kita mengajar; 8) jika karunia untuk menasihati, baiklah kita menasihati. Siapa yang membagi-bagikan sesuatu, hendaklah ia melakukannya dengan hati yang ikhlas; siapa yang memberi pimpinan, hendaklah ia melakukannya dengan rajin; siapa yang menunjukkan kemurahan, hendaklah ia melakukannya dengan sukacita.

Untuk hidup bermurah hati, tidak hanya diperuntukkan kepada si kaya, si cantik, si berbakat, atau si beruntung. Kita semua bisa hidup bermurah hati. Seperti yang sudah kita dengarkan dari Firman Tuhan minggu-minggu ini, bermurah hati itu artinya terbuka atau bersedia untuk memberi, berbagi, mendukung, ataupun membantu orang lain. Artinya, ini bukan “Apa yang bisa saya dapatkan”, melainkan “Apa yang bisa saya berikan?”. Bukan tentang sebarapa banyak yang kita punya, tapi apa yang kita lakukan dengan apa yang telah diberikan kepada kita.

- Bermurah hati dengan waktu kita.

Memberi tidak melulu soal uang. Memang itu adalah bagiannya, tapi ada yang lebih dari sekedar uang. Memberikan waktu kita itu sama berharganya dengan uang. Kita bisa menghasilkan uang yang banyak, tapi kita sulit untuk mendapatkan lebih banyak waktu. Ini bisa kita aplikasikan seperti menjadi seorang mentor, pelayan, ataupun sahabat yang baik untuk orang lain. Menjadi tiga hal tersebut membutuhkan effort waktu yang lebih besar.

- Bermurah hati dengan kemampuan kita.

Kita semua terlahir dengan bakat dan keunggulan dalam hal-hal tertentu dan berbeda-beda. Bahkan bakat kita ini bisa memberikan pendapatan dalam hidup kita. Contohnya bakat dalam mendoakan, kita bisa menjadi pejuang doa untuk orang lain. Atau hal lainnya seperti bernyanyi dan menari, kita bisa menjadi singers ataupun penari di gereja kita. Masih banyak lagi bakat dan keunggulan lainnya yang bisa kita berikan kepada orang lain.

- Bermurah hati dalam memberikan dukungan.

Kata-kata yang kita lontarkan dari mulut kita selalu memiliki kekuatan, baik itu kekuatan mencelakai ataupun mendoakan. Walaupun kata-kata kita tidak bisa melukai seseorang secara fisik, tapi perkataan kita bisa melukai jiwa seseorang. Jika kita memiliki sesuatu yang baik untuk dikatakan, maka katakanlah. Terkadang tanpa kita sadari, perkataan kita bisa menguatkan dan mendukung seseorang. Ketika kita melihat ada sesuatu yang bisa kita berikan, berikanlah. Jika kita melihat orang lain berbeban berat, maka doakanlah.

- Bermurah hati dengan harta benda kita.

Ketika kita memiliki pakaian ataupun sepatu yang tidak lagi kita gunakan namun masih layak untuk dipakai, akan lebih baik jika kita bagikan itu kepada mereka yang membutuhkan. Atau kita memiliki hal lainnya seperti buku-buku bekas, peralatan dapur, perhiasan, perabotan, makanan, dan lain sebagainya, jika sesuatu itu masih bagus dan layak, alangkah baiknya kita membagikannya kepada orang lain. Selain menghilangkan tumpukan-tumpukan yang tidak penting di rumah kita, kita juga memiliki kesempatan untuk memberkati seseorang dengan  sesuatu yang hanya memenuhi ruang dalam hidup dan rumah kita.

 

Jangan harapkan imbalannya, tetapi berilah apa yang kita miliki dengan penuh sukacita dan hati yang tulus. Kemurahan hati akan membawa kita kepada berkat-berkat Tuhan yang tidak pernah kita pikirkan. Seperti yang Tuhan katakan dalam Kisah Para Rasul 20:35, “Adalah lebih berbagaia memberi dari pada menerima.”

Semoga setiap harinya kita selalu bangun dengan hati dan pikiran yang penuh ucapan syukur, amin.


By : Felicia Amanda Lase 


Komentar
Berikan Komentar
Belum ada Komentar
Berita Terkait