Ikuti Kami :
Ikuti Kami : :
Alive in Clarity

SEGERA TENTUKAN KEPUTUSANMU

Yefron Rumapea - 23 Januari 2022
Total Dilihat : 60
Bagikan :

SEGERA TENTUKAN KEPUTUSANMU

Matius 7:24-27

 

24Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu 25Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu. 26Tetapi setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan tidak melakukannya, ia sama dengan orang yang bodoh, yang mendirikan rumahnya di atas pasir.27Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, sehingga rubuhlah rumah itu dan hebatlah kerusakannya."

 

Shalom Bapak/ibu dan teman-teman yang terkasih dalam Kristus Yesus, saya ingin membagikan suatu kebenaran Firman Tuhan, dan saya percaya Firman ini akan kembali mengingatkan kita betapa pentingnya kita hidup bukan sekedar melakukan apa yang menurut kita penting bagi kita, tapi kita melakukan segala sesuatu atas dasar kehendak Allah.

 

Firman Tuhan dalam Kitab Matius di atas merupakan ayat yang kerap sekali kita baca dan mungkin kita dengar dari hamba Tuhan dalam sebuah khotbahnya. Yesus memberikan suatu perumpamaan kepada orang banyak yang berkumpul mengenai bagaimana suatu bangunan dapat bertahan dari setiap masalah yang datang dari luar. Dalam kondisi ini Yesus mengambil contoh dua tipe orang. Yang pertama di katakan orang yang bijaksana ‘membangun rumah di atas batu’ dan orang bodoh ‘membangun rumah di atas pasir’. Dua tempat dimana orang ini membangun sangat lah penting untuk menentukan apakah bangunan tersebut dapat bertahan ketika ada masalah datang dari luar. Dan tempat dimana orang itu membangun menjadi penting, karena berbicara mengenai pondasi untuk bangunan tersebut.

 

Saudara yang terkasih dalam Kristus Yesus sama halnya dalam hidup kita sebagai orang percaya, penting bagi kita untuk memperhatikan bagaimana kita membangun kerohanian kita di dalam Tuhan. Kuat atau tidak nya iman kita di lihat dari bagaimana cara kita membangun kerohanian kita, apakah kita membangun di atas pondasi yang kuat atau sebaliknya. Percayalah ada banyak musim yang kita alami selama pengiringan kita akan Tuhan, oleh karena itu kita harus memiliki iman yang kuat di dalam Tuhan sehingga kita bisa melewati setiap masalah apapun yang ada di depan kita. Ketika kita salah melangkah dalam mengambil suatu keputusan, maka kita menjadi orang yang tidak akan pernah memperoleh buah dalam hidup kita.

 

Bagaiamana supaya kita memiliki pondasi iman yang kuat di dalam Tuhan?

 

1.         Mendengarkan dan Melakukan Firman Tuhan

       Kita percaya bahwa iman timbul dari pendengaran, pendengaran akan Firman Kristus. Apa yang kita dengar merupakan nutrisi bagi kerohanian kita. Kadang kala yang kita dengar membuat kita menjadi orang yang berbeda dari seharusnya sebagai anak-anak Allah. Saya mau mengajak jemaat Tuhan, menjadi jemaat yang bijaksana dalam segala hal, kita bisa mengambil keputusan yang tepat dan baik bagi pertumbuhan kerohanian kita, ketika kita mendengarkan apa yang Tuhan inginkan dalam hidup kita, bukan gosip atau perkataan dunia yang membuat kita takut atau terintimidasi.

Dan ternyata tidak cukup sebagai pendengar, tapi kita juga harus menjadi motor yang siap bergerak dalam mengaplikasikan Firman Tuhan dalam kehidupan kita sehari-sehari, sehingga apa yang kita dengar mengenai Firman Allah dan kita lakukan, maka akan ada buah yang kita hasil kan dalam hidup kita. Kita akan seperti pohoh yang di tanam di tepi aliran air dan aliran air itu merupakan nutrisi yang baik yaitu Firman itu sendiri, sehingga pada musimnya kita akan menghasilkan buah bagi kemuliaan Tuhan. Jadi mari segera kita tentukan keputusan kita, di atas pondasi seperti apa kita membangun kerohanian kita, jika di atas pondasi yang kuat, mari kita menjadi orang yang selalu siap mendengarkan dan melakukan Firman Allah, sehingga setiap keputusan yang kita ambil, ada buah yang baik yang kita alami dalam hidup kita. 


Komentar
Berikan Komentar
Belum ada Komentar
Berita Terkait