Shalom,
Kisah Para Rasul
10 : 1-33
Kita berbicara
kepada Allah melalui doa-doa kita dan Allah berbicara kepada kita melalui
firman-Nya yang hidup (Alkitab).
Tetapi terkadang,
Allah jugalah yang mengarahkan kita ke jalan-jalan yang tidak kita bayangkan.
Sama seperti yang
dialami oleh Petrus pada saat ia di Yope. Seorang malaikat menampakkan diri
kepada Kornelius, seorang perwira Italia (yang berarti bukan orang Yahudi).
Malaikat itu berkata kepada Kornelius untuk menyuruh beberapa orang ke Yope
untuk menjumpai Petrus. Pada saat orang suruhan Kornelius hampir dekat ke Yope,
Petrus mendapat penglihatan. Dan Roh berkata kepada Petrus untuk ikut bersama
dengan suruhan itu ke tempat dimana Kornelius tinggal. Ketika Petrus sampai,
Kornelius datang menyambut dia. Pada saat Petrus masuk, ia melihat orang banyak
sedang berkumpul. Dan mereka Petrus memberitakan injil kepada orang banyak itu.
Saya juga
mendengar banyak pengalaman luar biasa, baik secara langsung maupun dari media
sosial tentang bagaimana seseorang menerima Yesus sebagai Juruselamat. Ada
beberapa orang yang menerima Yesus melalui khotbah, penginjilan, dan lain
sebagainya.
Berdasarkan Kisah
Para Rasul 10, Kornelius dan Petrus diselaraskan oleh Roh kudus untuk satu
tujuan yaitu membawa orang lain kepada Allah. Dari perikop ini kita dapat
belajar bahwa tekun mendengar firman Tuhan, selalu membangun relasi dengan
Allah melalui doa (ayat 2 & 9), dan taat dalam melakukan firman-Nya akan
membuat kita menjadi alat bagi Tuhan untuk dapat membawa orang lain kepada
Tuhan. Tidak hanya itu, Tuhan juga akan membawa kita kepada orang-orang yang
mempunyai visi yang sama dengan kita.
God Bless...
By : Putri Panjaitan