Amsal 14:31, : “Siapa menindas orang yang lemah, menghina Penciptanya, tetapi siapa menaruh belas kasihan kepada orang miskin, memuliakan Dia”.
Kasih
merupakan cara hidup kita sebagai pengikut Kristus. Dikatakan demikian karena
Allah yang kita kenal dan percayai di dalam dan melalui Tuhan Yesus Kristus
adalah Allah yang penuh kasih.
Sering
kali daging ini egois dan cenderung ingin unjuk gigi terus-menerus agar
dihargai atau dianggap hebat. Namun, kita harus menyadari bahwa ada banyak
rupa-rupa karunia dan banyak rupa-rupa pelayanan.
Tuhan
pun menciptakan manusia dengan berbagai macam jenis kepribadian. Ya, karena
kita semua diciptakan-Nya untuk mengerjakan setiap peran yang berbeda, tetapi
dengan satu tujuan yang sama, yaitu untuk memberitakan Injil, menceritakan
kebesaran-Nya dan memuliakan nama-Nya.
Kasih kita akan memberi dampak yang besar. Rasul Paulus pernah berkata : Sekalipun aku bisa berbahasa semua bahasa manusia dan bahasa malaikat, sekalipun aku bisa bernubuat, memiliki iman yang sempurna, namun jika aku tidak mempunyai KASIH aku sama sekali tidak berguna (1 Korintus 13:1-3)
Kita hebat bukan karena bisa melakukan mujizat atau punya segala hal, tapi kita hebat karena kita hidup dalam kasih. Kasih kita akan membangun dan memberkati hidup orang. God Bless
By : Cicilia Laurens