1
Tesalonika 5 :16
“Bersukacitalah
Senantiasa”
Satu
ayat yang cukup simpel, dan sebenarnya hal ini sangat mudah dilakukan. Namun
apakah selamanya kita bisa ikhlas bersukacita? Kita ambil contoh paling simpel.
Terkadang ketika kita mengalami hal yang sedikit merubah suasana hati dijalan,
kendaraan yang kita kendarai ditabrak. Apa respon yang kita berikan? Tidak
sedikit orang yang langsung kalap dan terbakar emosi. Atau amit-amit kita
mengalami sakit kepala. Terkadang kita emosi “kenapa harus sakit kepala Ya
Tuhan Yesus??!”
Lalu
apa inti dari pembahasan ayat 1 Tesalonika 5 : 16 ini?
· Ayat yang cukup simpel ini
hanya memberikan kita 1 tugas. Yaitu tetaplah bersukacita. Memang pada saat
kita sedang senang, tentu mudah untuk bersukacita. Tapi saat bersedih? Ya kita
tetap harus bersukacita! Walau tetap berat untuk menjalaninya, tetapi sedih
yang berlebihan bisa lebih sakit daripada kita berhenti sejenak dan mengambil
sisi positif dari itu, dan mulai bersukacita.
· Bersukacita bisa menambah
tingkat kesehatan kita! Seperti contohnya beberapa orang yang sedang stress
dalam pekerjaan dan kesibukan lainnya. Jika mereka terus melakukan hal yang
sama, yang ada mereka tambah stress dan bisa jatuh kedalam sakit, bukan
terbiasa untuk menjalani “stress” itu. Terkadang kita butuh 1 atau 2 hari libur
sejenak untuk bersukacita dan meredakan stress yang ada. Charging time!!
Ternyata kalimat “bersukacitalah senantiasa” dampaknya
luas biasa untuk hidup kita. Cobalah untuk tetap bersukacita dalam keadaan
apapun. Karena apapun yang dicantum dalam Firman Tuhan, itu semua demi kebaikan
dan kesehatan kita.
Thank you, God Bless Us
By : Jonathan Eganiel Lase