Ikuti Kami :
Ikuti Kami : :
Alive in Clarity

Menjadi Manusia Baru

Interpretasi Hulu - 16 Mei 2022
Total Dilihat : 64
Bagikan :

Suatu waktu saya mengeluh kepada anak saya ketika smartphone saya bekerja lambat saat dioperasikan. Lalu anak saya mulai memeriksa smartphone tersebut dan ternyata banyak file lama dan aplikasi yang jarang digunakan sehingga membuat kerja smartphone menjadi lambat. Lalu anak saya mulai membuang satu per satu file dan aplikasi tersebut serta menata ulang tampilan aplikasi di layar smartphone agar saya lebih gampang mencarinya. Setelah semua itu dilakukan, smartphone saya kembali menjadi normal.

Seringkali kehidupan kita menjadi berat dan begitu melelahkan karena kita tidak pernah belajar untuk membuang dan melupakan hal-hal yang telah lalu dari dalam kehidupan kita sama seperti smartphone saya tersebut. Kemarahan, kepahitan dan kebencian yang terus disimpan akan merusak sistem di dalam tubuh kita seperti mengganggu kesehatan dan membuat kita tidak bisa berpikir jernih. Bahkan, seorang hamba Tuhan yang banyak melayani orang-orang yang mengidap kanker menyatakan, hampir 80% dari orang-orang yang ia layani, menyimpan kepahitan dan dendam, sehingga itu merusak tubuh mereka.

Ketahuilah bahwa jika kita masih menyimpan pengalaman buruk atau hal-hal negatif masa lalu dalam pikiran dan hati kita, maka iman kita tidak akan pernah mengalami pertumbuhan dengan baik.

Firman Tuhan berkata dalam Efesus 4:31 (TB)  "Segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian dan fitnah hendaklah dibuang dari antara kamu, demikian pula segala kejahatan".

Satu-satunya cara untuk kita bisa menjadi manusia baru adalah dengan meninggalkan hal negatif di masa lalu dan terus melatih diri melakukan kebiasaan baru yang Kristus ajarkan.

Efesus 4:32 (TB) "Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu ".

Dari kutipan ayat di atas, kita dapat belajar menjadi manusia baru seperti yang Tuhan kehendaki, yaitu :

• Lepaskanlah pengampunan kepada orang yang bersalah kepada kita

• Berbuat baiklah dan hiduplah dalam kasih seorang terhadap yang lain

Mintalah kekuatan dari Roh Kudus, jangan mengandalkan kekuatan sendiri. Luangkan waktu untuk memuji menyembah Tuhan dan merenungkan Firman Tuhan. Percayalah, kita semua akan menjadi pribadi yang benar-benar baru di dalam Dia.

Tuhan Yesus Memberkati.


By : Emmi Pasaribu


Komentar
Berikan Komentar
Belum ada Komentar
Berita Terkait