Ikuti Kami :
Ikuti Kami : :
Alive in Clarity

KESETIAAN ALLAH

Yefron Rumapea - 06 Juli 2022
Total Dilihat : 61
Bagikan :

KESETIAAN ALLAH

 

1 Kor 1:4-9

 4Aku senantiasa mengucap syukur kepada Allahku karena kamu atas kasih karunia Allah yang dianugerahkan-Nya kepada kamu dalam Kristus Yesus. 5Sebab di dalam Dia kamu telah menjadi kaya dalam segala hal: dalam segala macam perkataan dan segala macam pengetahuan, 6sesuai dengan kesaksian tentang Kristus, yang telah diteguhkan di antara kamu. 7Demikianlah kamu tidak kekurangan dalam suatu karuniapun sementara kamu menantikan penyataan   Tuhan kita Yesus Kristus  8Ia juga akan meneguhkan kamu sampai kepada kesudahannya, sehingga kamu tak bercacat pada hari Tuhan kita Yesus Kristus. 9Allah, yang memanggil kamu kepada persekutuan dengan Anak-Nya Yesus Kristus, Tuhan kita, adalah setia.

 

Saudara yang terkasih dalam Kristus Yesus, mari berdiam sejenak dalam doa dan saat teduh kita dan ucapkan syukur kepada Allah. Dalam kitab 1 Korintus ini, Paulus memulai dengan suatu ucapan syukur kepada Allah, ini merupakan penundukan diri Paulus kepada Allah yang menyertai dia dalam setiap pelayanannya.

 

Saudara yang terkasih dalam Kristus Yesus, dalam bulan Juni kita berbicara mengenai ”Perjalanan” yang artinya bahwa selama Allah masih memberikan kita waktu di bumi ini kita tidak akan pernah berhenti dalam suatu perjalanan, dan setiap kita memiliki suatu perjalanan yang berbeda tapi satu hal yang membuat sama adalah Tuhan selalu ada dan selalu menyertai setiap perjalanan hidup kita.

 

Saudara yang terkasih dalam Kristus Yesus saya mau mengajak kita sama-sama melihat apa yang ingin Tuhan sampaikan melalui kitab 1 Korintus 1:4-9. Disini Paulus sedang berhadapan dengan jemaat yang terbelah menjadi dua kubu yaitu yang mengakui kerasulan Paulus dan yang tidak mengakuinya (1 Kor 1:12) Dan pesan dalam ayat 4-9 disampaikan kepada setiap jemaat yang sedang dalam perselisihan. Paulus mengajarkan jemaat untuk fokus pada panggilan Allah dalam hidup mereka sebagai gereja Tuhan, bukan memperdebatkan siapa yang dianggap rasul atau yang tidak dianggap rasul.

 

Dalam ayat 4 Paulus menyampaikan ucapan syukurnya kepada Allah karena dua hal, pertama, Karena jemaat dan kedua karena anugerah yang di berikan Allah kepada jemaat melalu Yesus Kristus. ucapan syukur adalah hal dasar yang bisa kita sampaikan kepada Allah atas penyertaanNya dalam hidup kita, ucapan syukur juga merupakan bentuk sikap hati kita di hadapan Allah 1 Tesalonika 5:18; Filipi 1:3.

Ayat 5-6 menjelaskan mereka yang telah menerima kesaksian tentang Kristus adalah jemaat yang kaya dengan segala macam perkataan dan pengetahuan. Orang yang dipanggil Allah adalah orang yang dipersiapkan oleh Allah juga. Sebagai gereja Tuhan kita harus memperlengkapi diri kita untuk memenuhi panggilan Allah dalam hidup kita, supaya kita tidak mudah di provokasi oleh apapun. Kekayaan perkataan dan pengetahuan kita di dalam Dia harus kita pakai untuk melayani Dia.

Ayat 7 kita bukan hanya menerima panggilan Allah tapi kita juga menerima karunia dalam hidup kita, sampai Yesus datang kali yang kedua untuk menyatakan diriNya kepada gerejaNya. Setiap gereja Tuhan dipersiapkan dengan karunia tertentu sesuai dengan kapasitas tertentu, tujuan Allah adalah supaya kita memenuhi panggilanNya sebagai gerejaNya dengan cara mengajarkan Firman Tuhan kepada semua orang dan merefleksikan sikap hidup yang benar sebagai mana yang Yesus teladankan.

Ayat 8 menjelaskan bagaimana Roh Kudus meneguhkan kita dalam kelemahan kita, sampai pada Yesus menyatakan diriNya dan Dia mendapati kita tetap setia. Ketika dalam perjalanan kita mengiring Tuhan dalam situasi yang tidak baik percayalah bahwa Roh Kudus berkerja dalam hidup kita untuk meneguhkan kembali panggilan kita sebagai gereja Nya.

Ayat 9 menjelaskan bahwa Dia adalah Allah yang setia dalam setiap kehidupan kita. Ketika Allah mempercayakan suatu panggilan dalam bagi kita Dia bertanggung jawab atas hidup kita. Disini kembali diteguhkan bahwa musim apapun yang kita hadapi dalam perjalanan pengiringan kita akan Tuhan, Dia tetap setiap sampai pada akhirnya. Hal itu juga yang disampaikan Yesus kepada murid-muridnya dalam Matius 28:19-20; Kis 1:8.

 

Saudara yang terkasih dalam Kristus Yesus, hari-hari ini apa yang sedang memprovokasi panggilanNya dalam hidup kita sehingga kita mulai goyah dan mulai lemah? Firman ini mengajarkan kita untuk kembali memperbaiki fokus kita di hadapan Allah dan mari kita lihat dengan sungguh-sungguh bahwa Allah yang mengarunikan panggilan itu bagi kita sebagai gerejaNya adalah SETIA.

 

TUHAN YESUS MEMBERKATI.


Komentar
Berikan Komentar
Belum ada Komentar
Berita Terkait