Ikuti Kami :
Ikuti Kami : :
Alive in Clarity

Jalan yang Sempit

Interpretasi Hulu - 29 November 2022
Total Dilihat : 83
Bagikan :

Yesus pernah berkata, “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.” (Yohanes 14:6

Waktu Yesus pertama kali membuat pernyataan ini, Ia dianggap keterlaluan. Orang Yahudi pergi beribadah kepada Allah ke bait suci, melalui pengorbanan, dan melalui Imam Besar. Tuhan tidak datang kepada mereka—mereka yang harus pergi kepada-Nya. Tetapi Yesus mengatakan bahwa Dia telah datang kepada mereka, secara pribadi, sehingga mereka dapat menemui Allah. Tidak hanya itu, Dia mengatakan kepada mereka bahwa Dia-lah satu-satunya jalan kepada Tuhan. Jalan lain yang mereka pilih hanya akan mengarah pada kehancuran mereka.

Orang-orang Yahudi punya pilihan: mereka dapat menerima Yesus melalui firman-Nya dan mengikuti Dia, atau mereka dapat menolak Dia dan menjalani hidup mereka sendiri. Pilihan itu juga ada pada kita. 

Mengikuti dan percaya kepada Yesus tidak menjanjikan hidup yang mudah. Kenyataannya, justru sebaliknya. Mereka yang mengikut Yesus akan menghadapi penganiayaan, penderitaan, dan keadaan sulit. Tetapi ada juga janji pahala yang besar, harapan, dan hidup kekal bagi mereka yang berkomitmen untuk mengikuti Dia (Roma 5:3; 8:18; 10:1-13). 

Ketika kita memilih jalan yang sempit bersama Yesus, kita dapat yakin dalam beberapa hal: 

1. Kita diselamatkan dan akan bersama Yesus selamanya (Yohanes 5:24).

2. Dia tidak akan pernah meninggalkan atau menelantarkan kita di dunia ini (Matius 28:19-20).

3. Kita akan dikuatkan dan dibentuk serupa gambar-Nya saat kita menjalani hidup bagi Dia (Roma 8:28-39).

Jadi bersabarlah! Jika Anda telah memilih jalan yang sempit dan sulit, suatu hari hidup Anda akan diberkati berkelimpahan karena Anda adalah milik Dia yang telah mengalahkan dunia. Dan jika Anda belum membuat pilihan itu, luangkan waktu hari ini untuk memutuskan apakah Anda mau melalui jalan yang sempit, sulit, tetapi menyelamatkan hidup ini bersama Yesus. Hanya Dialah jalan, kebenaran, dan hidup.

Tuhan Memberkati


By : Adarmawati Mendrofa

Komentar
Berikan Komentar
Belum ada Komentar
Berita Terkait