Ikuti Kami :
Ikuti Kami : :
Alive in Clarity

HIDUP DALAM KASIH

Interpretasi Hulu - 21 Juni 2022
Total Dilihat : 75
Bagikan :

Bacaan : ROMA 12:9-21

Kasih itu tidak pura-pura. 

Kita mengasihi bukan untuk dilihat orang, tetapi karena Allah kita penuh kasih, maka kita anak-anakNya juga harus hidup dengan saling mengasihi.

Apakah kita semua bisa saling mengasihi? 

Tentu saja. Mengasihi orang yang juga mengasihi kita adalah suatu hal yang mudah bukan? 

Kalau kamu berbuat baik kepada saya tentu saja saya akan berbuat baik kepadamu. 

Tetapi di dalam Roma 12, Tuhan mengajarkan kita:

- Memberkati orang yang menganiaya kita

- Tidak membalas kejahatan dengan kejahatan

- Memberi seterumu makan & minum

Saya membagikan kasih dengan membantu seseorang, tetapi ketika bukan hal baik yang saya terima, apa saya tetap bisa berbuat baik dan mengasihinya? 

Matius 5:43-44 

“Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu. Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu”

Sulit memang. Tapi BISA! 

Rekan kerja, teman-teman sekolah, dan orang-orang di sekelilingmu bisa mengecewakanmu. 

Tapi ada satu pribadi yang menjadi teladan kita yaitu Yesus. Ketika kita seringkali mengecewakan Dia, Dia tetap mengasihi kita, kasih-Nya tak berkesudahan kekal selamanya. 

Dan Tuhan mengajarkan kita mengasihi dalam segala situasi, segala waktu, dan segala keadaan. 

Bagaimana caranya? 

Roma 12:12

1. Bersukacita dalam pengharapan

2. Bersabar dalam kesesakan

3. Bertekun dalam doa

Kita tidak bisa melakukannya sendiri, kita perlu Tuhan untuk memberi kita hati yang penuh kasih, kekuatan, sukacita, kesabaran dan ketekunan untuk melakukan segala Firman-Nya.


By : Yolanda Meilicia


Komentar
Berikan Komentar
Belum ada Komentar
Berita Terkait