Ikuti Kami :
Ikuti Kami : :
Alive in Clarity

MEMOHON PENGAMPUNAN DOSA

Yefron Rumapea - 01 November 2021
Total Dilihat : 76
Bagikan :

MEMOHON PENGAMPUNAN DOSA

Yesaya 59 : 1-2

Haleluya Bpk/Ibu, saudara/i sekalian

Pagi hari ini saya ingin sharing firman kepada kita semua, yang saya ambil dari :

Yesaya 59 : 1-2 berbunyi demukian “sesungguhnya tangan Tuhan tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar; tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu.

Nah, penjelasan dari ayat firman diatas ialah sebenarnya Tuhan kita Yesus Kristus, bukan tidak mau menolong kita ketika kita sedang disituasi membutuhkan Dia. Bukan tidak mau  mendengar doa kita ketika kita menghadap-Nya. Saudara/i yang terkasih dalam Tuhan, kenapa Tuhan memalingkan wajah-Nya dan bahkan menyembunyikan diri-Nya terhadap kita, ketika kita berdoa terhadap Dia, meminta pertolongan kepada-Nya, itu disebabkan adanya dosa yang membuat hubungan kita dengan Tuhan terpisah. Adanya dosa yang membuat hubungan kita dengan Tuhan jauh. Dosa yang dimaksud disini ialah segala kejahatan yang tidak berkenan kepada Tuhan. Bisa jadi itu dosa ketidak mau mengampuni, iri hati, sombong, tidak bisa menjaga lidahnya, tidak bisa mengontrol emosi, bahkan masih banyak lagi dosa-dosa yang tidak berkenan kepada Tuhan. Saudara/i yang terkasih didalam Tuhan, Tuhan ingin kita semua memiliki kasih didalam diri kita (Galatia 5 : 22-23).

Ketika kita sendiri tau kalau kita sudah diselamatkan oleh-Nya bahkan, ditebus dengan harga yang mahal, maka kita sebagai anak-anakNya yang percaya kepadaNya, sudah tentu kita tidak akan mudah kompromi dengan dosa. Saya tahu kita semua masih manusia biasa yang kadang-kadang jatuh juga didalam dosa, tapi Tuhan kita luar biasa, Dia tidak menuntut kita mesti sempurna disetiap harinya kita. Tapi Tuhan kita itu, Dia mau kita terus belajar disetiap harinya. Jika mungkin hari ini kita melakukan kesalahan yang sama, belajar besok tidak melakukannya lagi. Saudara/i yang terkasih didalam Tuhan, tapi ingat jangan juga kita menggunakan waktu yang Tuhan kasih untuk kita, dipergunaan sia-sia. Tuhan juga berkata dalam firman “Galatia 6 : 7-8” Tuhan tidak suka dipermainakan, apa yang kita tabur itu juga yang akan kita tuai.

Maka dari itu saudara/i yang terkasih, disituasi manapun kita saat ini, baik di era pandemi ini. Mari kita lebih perbanyak waktu intim dengan Tuhan. Jangan hanya memperbanyak kekuatiran, ketakutan akan hidup. Tetapi mari kita serahkan seluruh hidup kita ini didalam Tuhan. Karena kita semua tau, kalau hanya didalam Tuhan kita akan mendapatkan kelegaan, keamanan. Mari kita andalkan Tuhan. Tuhan Yesus memberkati.


By: Ibu Rahmawati 



Komentar
Berikan Komentar
Belum ada Komentar
Berita Terkait