Siapa bergaul dengan orang bijak menjadi bijak, tetapi siapa berteman dengan orang bebal menjadi malang. (Amsal 13:20 TB)
“Jika
kita tidak percaya bahwa kita pantas mendapatkan hal-hal seperti cinta sejati,
ketenangan pikiran dan harapan, kita secara tidak sadar akan menyabotase
dan bertanya-tanya mengapa kita tidak pernah memilikinya.”
– Shannon Thomas
Saya cukup yakin kita semua
pernah mendengar tentang hubungan beracun/Toxic Relationship. Hal ini terjadi
dalam relasi kita di berbagai bidang kehidupan dan secara perlahan menguras
energi kita. Hal ini juga mempengaruhi kita
secara negatif dan perlahan-lahan menjadikan kita orang yang tidak bahagia.
Mulanya mungkin hubungan ini
kita pandang sebagai berkat, tapi perlahan dan pasti, kita melihatnya menghancurkan
orang-orang dalam hubungan itu. Sayangnya masih banyak orang yang memper-tahankan
hubungan seperti ini karena berbagai hal, misalnya lebih mendengarkan
emosi/perasaan/hatinya sendiri daripada
mendengarkan FIRMAN TUHAN, atau karena takut kesepian dan sendirian.
Siapa bergaul dengan orang
bijak menjadi bijak, tetapi siapa berteman dengan orang bebal menjadi malang
(Amsal 13:20) artinya ketika kita menjadi sadar akan orang-orang di sekitar
kita yang merusak dan mulai mencoba
mengambil hal-hal baik dari kita, kita perlu membuat sebuah keputusan. Jangan mau
terlalu tinggal terlalu lama dengan ‘orang-orang yang membawa racun’ bagi hidup
kita. Mereka akan mengalihkan mata kita dari tujuan dan panggilan yang
telah Tuhan rencanakan bagi hidup kita. Dan bagian
yang paling penting adalah tidak selalu orang lain yang menjadi racun. Anda
juga harus memeriksa diri sendiri dan memastikan bahwa Anda bukan orang
yang beracun bagi seseorang!
Doa: Tuhan Yesus, beri
kami visi untuk melihat orang-orang yang bukan Engkau tetapkan bagi hidup kami dan
untuk menilai hubungan apakah yang baik untuk diteruskan atau tidak. Beri kami
kekuatan untuk melakukannya dan biarlah Engkau saja yang selalu
mengisi seluruh kehidupan kami. Dalam nama Yesus. Amin.