Selama hidup di dunia ini, kita tidak
bisa terhindar dari yang namanya masalah. Entah itu sering atau jarang, besar
atau kecil, berat atau ringan.
Bagaimana cara kita memandang dan
menyikapinya menjadi hal penting yang akan menentukan apakah kita bisa menang
melewati masalah tersebut atau justru kalah dan menyerah dengan keadaan.
Kadang kita menyikapi satu masalah
dengan cara yang tidak benar alias dengan kata lain kita selalu melihat masalah
dan terlalu fokus dengan masalah. Tapi ini hal yang lumrah, namanya manusia
pasti semuanya begitu tapi karena kita sudah menjadi orang percaya harusnya fokus
kita tetaplah ke Tuhan.
Apa yang menjadi fokus kita saat ada
dalam masalah? Apakah fokus pada kesusahannya, klo kita fokus pada kesusahan kita
akan merasa tidak bisa menjalaninya, kita merasa sudah menyerah duluan sebelum
berperang ada suatu perkataan dari qoute begini “jika kamu melangkah
mungkin ada hasilnya dan mungkin tidak ada hasilnya, tapi jika kamu tidak
melangkah sudah pasti tidak ada hasilnya", takut gagal, takut kalah sama juga
artinya takut menang karena ketakutan itu membuat kita tidak melangkah dan
tidak bergerak, jadi apa yang mau di menangkan? Dengan melangkah dan fokus kita
kepada Tuhan saya yakin kita akan bisa menang.
Secara manusia tentunya lebih mudah
untuk melihat apa yang ada di depan mata, tapi sebagai anak-anak Tuhan, kita
bisa melihat dengan mata iman bahwa Yesus yang sudah menang atas maut akan
terlebih lagi membuat kita menang atas semua masalah kita.
Kebenaran yang tertulis dalam Alkitab
adalah bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan
kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia (Roma 8:28).
Mungkin kita pernah melakukan
kecerobohan, mengambil keputusan yang salah, atau hal lain yang sepertinya
membuat hidup kita tidak berjalan sesuai dengan apa yang direncanakan. Tetapi
Tuhan bisa membuat semuanya itu menjadi baik pada akhirnya.
Seperti kisah Yusuf yang bahkan bukan
karena kesalahannya sendiri, mengalami hal-hal yang tidak enak dalam hidupnya.
Yusuf tetap memilih dekat dengan Tuhan dan dikatakan berkali-kali dalam Alkitab
bahwa Tuhan menyertai Yusuf.
Berada dekat dengan Tuhan bukan berarti kita kebal dari masalah, tetapi
kehadiran dan penyertaanNya akan membuat kita kuat menanggung segala sesuatu
dan memiliki pengharapan.
Dan satu ayat yang sangat memberi kekuatan kepada kita ;
“Dia memberi kekuatan kepada yang lelah
dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya. Orang-orang muda menjadi lelah
dan lesu dan teruna teruna jatuh tersandung, tetapi orang-orang yang
menanti-nantikan Tuhan mendapat kekuatan baru : mereka seumpama rajawali yang
naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu,
mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.” – Yesaya 40:29-31
Jadi, tetaplah kuat, jangan goyah, dan
arahkan pandangan kita hanya kepada Yesus. Dia akan memberikan kelegaan dan
ketenangan dalam kehidupan kita. Kasih karuniaNya cukup bagi kita.
GOD BLESS
By : Niko Ng