Dari firman Tuhan ini mengatakan berjalan mengikutinya ada sesuatu yang mengatur jalan kehidupan kita. Seringkali kita merasa kita tidak di pimpin/dipandu oleh Tuhan.Karena Tuhan itu ada d Surga dan kita di bumi. Kita merasa dilepas Tuhan untuk berjalan sendiri kita tidak dipedulikan dalam menghadapi masalah dan pergumulan hidup sehingga kita merasa kecewa, mengasihi diri sendiri, terluka dan hilang semangat untuk menghadapi hidup, bahkan mau menyerah, tapi tetap tidak menyerah juga.
Kita dibiarkan untuk berjalan sendiri......
Kita tidak menyadari kehadiran Tuhan dalam hidup kita dan tidak menyadari juga bahwa Tuhan itu dekat dengan kita.
Roma 10:8 Tetapi apakah katanya? Ini: "Firman itu dekat padamu, yakni didalam mulutmu dan didalam hatimu." Itulah firman iman yang kami beritakan
Ayat ini mengatakan "didalam hatimu" berarti Tuhan itu tidak jauh, tidak meninggalkan kita tetapi dekat di mulut dan hati dalam hal ini hanya sejauh doa berarti juga kita harus berdoa dan baca Firman maka akan timbul iman yang menguatkan kita.
Mazmur 119:105
Firman itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.
Jadi Firman itu ibarat kompas, suatu pedoman petunjuk, arahan bagi jalan-jalan kita kemana kita harus melangkah dan berjalan.
Sepertinya kita berjalan sendiri tanpa Tuhan disamping kita, sebenarnya Tuhan itu ada beserta kita.
Kita saja yang merasa sendiri, sebab Tuhan itu hanya sejauh doa-doa kita. Saat memimpin dan menyertai kita kadangkala Tuhan tidak selalu ada didepan kita, adakalanya Tuhan seperti membiarkan kita berjalan sendirian padahal sesungguhnya Ia berada tepat disamping kita.
Terkadang Tuhan perlu berada dibelakang kita untuk membangkitkan iman kita seperti iman Abraham dalam memperoleh seorang anak.
Sarah yang sudah tua dan tidak bisa melahirkan dan telah layu tapi mereka percaya juga kepada Firman Tuhan.
Mazmur 100:3
"Dialah yang menjadikan kita dan punya Dialah kita, umatNya dan kawanan domba gembalaanNya"
Jadi kita ini dombaNya, milikNya, kepunyaanNya dan kita terus dijagaNya. Kemanapun kita pergi dan melangkah. Jadi tidak perlu kuatir dan takut lagi, karena Dia selalu beserta kita. Imanuel
Mari, relakan diri kita untuk d pimpin Tuhan, sebab Tuhan yang tahu jalan yang harus kita tempuh adalah jalan yang terbaik Amin.
By : Mimi Leona