Mazmur 23
Ayat 1: “Tuhan
adalah gembaku, takkan kekuarangan aku.”
Dalam ayat
ini, Daud menggambarkan bahwa Allah adalah seorang gembala karena dia tahu
bagaimana seorang gembala bekerja. Yang menarik dari ayat ini adalah dalam
versi Bahasa Inggris yang berbunyi: I shall not want yang artinya saya
tidak menginginkan apapun lagi. Jika Yesus menjadi Gembala dalam hidup kita,
maka Dia pasti memenuhi semua kebutuhan di aspek kehidupan kita dan kita tidak
perlu kuatir lagi.
Ayat
2-3: “Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku
ke air yang tenang; Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar
oleh karena namaNya.”
Ayat
ini bukan saja berbicara tentang kebutuhan jasmani saja (makan, tempat tinggal
dan kebutuhan lainnya), melainkan Dia, sebagai gembala, memberikan kita
kepastian dan damai sejahtera dalam hidup ini di mana hati dan pikiran kita
selalu penuh ucapan syukur dan tidak dipengaruhi oleh kondisi di sekitar kita.
Ayat
4: “Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak tajut bahaya,
sebab Engkau besertaku; gadaMu dan tingkatMu, itulah yang menghibur aku.”
Jika kita
membaca ayat di atas, maka Daud membicarakan bagaimana penyertaan dan pimpinan
Tuhan selalu ada bersamanya. Dengan pengalaman dia sebagai gembala, tentu dia
sangat paham bahwa gembala akan berjalan di depan domba-dombanya. Yesus,
sebagai Gembala sudah pasti menjadi penolong ketika sedang kesulitan, menjaga
ketika dalam bahaya dan menghibur ketika dalam keputusasaan.
Ayat 5: “Engkau
menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku; Engkau mengurapi kepalaku
dengan minyak; pialaku penuh melimpah.”
Lawan (baca:
tantangan) tetap bisa dihadapi dan Tuhan memberikan damai bagi domba-dombaNya
meskipun sedang berada dalam pergumulan yang berat dan Dia memberikan jauh
lebih dari apa yang kita harapkan.
Ayat 6: “Kebajikan
dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku, dan aku akan diam di
dalam rumah Tuhan sepanjang masa.”
Di akhir pasal ini, tentu kita ingin semua yang baik
dan kasih setia ada memenuhi kehidupan ini dan mazmur ini berkata diam dengan
Allah di sorga adalah tujuan akhir dalam mengikut Kristus.
Tuhan Memberkati, Amin...
By : Prima Putra Salim