Shalom…
Kita bersyukur atas Anugerah Tuhan
dalam hidup kita.
Ada penggalan pujian yang
mengatakan :
"S’mua baik, s’mua
baik, apa yang tlah Kau perbuat di dalam hidupku, s’mua baik, s’mua baik, Kau
jadikan hidupku, berarti."
Kita sering beranggapan bahwa
semuanya baik seperti pujian Tersebut, kita mau apa yang kita rencanakan
sesuai yang kita impikan dan harapkan akan tetapi kenyataan nya terkadang tidak demikian adanya,
justru kita banyak mengalami dan
menghadapi tantangan bahkan kesulitan dalam hidup ini, seolah-oleh Allah tidak
pernah mempedulikan kita.
Pertanyaan nya,
Apakah Allah sengaja memberikan
rancangan yang buruk dalam hidup kita? Tentu jawaban nya Tidak.
Dalam Alkitab dijelaskan bagaimana tokoh AYUB yang saleh dan takut akan Tuhan justru mendapatkan penderitaan yang hebat dalam hidupnya, ia kehilangan apa yang
dimiliknya (harta, anak-anaknya) seperti Allah memuji dan mengasihi Ayub
demikian juga Ayub mengasihi Allah sehingga ia
tetap setia, sabar dan taat sampai
pada saatnya keadaan Ayub dipulihkan-NYA.
Apakah hari-hari ini kita juga mengalami
penderitaan, sakit penyakit, pergumulan yang membuat kita tidak sanggup untuk
menjalaninya, masih bisakah kita mengatakan Semuanya Baik. Kalau
kita renungkan Kembali bahwa tidak ada yang kebetulan terjadi,
segalanya selalu ada maksud dan tujuan Allah dalam hidup kita.
Dalam Ayub 42:2 mengatakan:
”Aku tahu, bahwa Engkau sanggup melakukan segala
sesuatu, dan tidak ada rencana-Mu yang gagal.
Allah
ingin memurnikan iman kita lewat
pergumulan dan kesulitan yang terjadi, agar kita semakin melekat dan mengasihi Nya, yang
harus kita pegang bahwa Allah menyatakan
rencana Nya tidak pernah terlambat ata gagal, Justru DIA akan memberikannya tepat pada waktu-Nya.
Kita percaya bahwa segala sesuatu
yang terjadi dalam hidup kita untuk kebaikan, karena kita dipilih sesuai
rencana-Nya.
Untuk itu tetaplah bersukacita dan selalu
berpengharapkan kepada Nya.
Tuhan memberkati.
By : Yuliana Farasi