Seorang anak kecil
tampak sedang asyik memperhatikan sesuatu di lantai ketika sang ibu melihatnya
dan kemudian mendatanginya. “Apa yang kamu lakukan, Nak?” tanyanya. Anak itu
menjawab, “lihat Ma, semut ini sepertinya bodoh sekali. Tadi aku menjatuhkan remah-remah
kueku dan lihat Ma, dia berusaha membawa makanan yang jauh lebih besar daripada
dirinya itu, bagaimana bisa kan Ma?” Sang ibu tersenyum, lalu dia bekata
seperti ini, “yuk, kita tinggalkan sebentar dan nanti kita kemari lagi ya, kita
lihat apakah semut itu berhasil membawa makananmu.”
Seberapa sering kalimat, “aduh, bagaimana mungkin
pelayanan anak di sini bisa berkembang, ga ada orangnya…!” atau “yah ya sudah
lah ya..lakukan seadanya saja, orang saya hanya sendirian…bisa apa? Lagian
anak-anaknya juga ga banyak, jadi ya sudah seadanya saja” serta
berbagai kalimat sejenis itu terdengar di sekitar kita?
Jika semut saja
harus bekerja sama membawa satu makanan untuk kelangsungan hidup mereka
selanjutnya, apalagi untuk membangun sebuah generasi bukan?
Dibutuhkan
kerjasama yang sangat solid dari orangtua, para pemimpin gereja, serta
orang-orang yang berkecimpung langsung dalam pelayanan anak untuk membawa
anak-anak mengenal Tuhan dan bertumbuh dalam kebenaran. Tidak mungkin kita
hanya mengandalkan orangtua atau sebaliknya hanya mengandalkan mereka yang
memutuskan untuk melayani di departemen anak-anak untuk melakukannya. Setiap
kita memiliki peranan yang dapat kita lakukan untuk membangun generasi muda
yang Tuhan percayakan kepada kita, dan ketika kita bekerja sama maka kita pasti
akan melihat kegerakan yang sangat luar biasa.
Tahukah Anda bahwa
di luar sana, dunia ini beserta dengan semua kecanggihan teknologi, kekuatan
media, dan kehebatan promosinya sedang berusaha dengan sangat keras untuk
merebut anak-anak ini menjauh dari kebenaran? Mereka berusaha memasukkan
nilai-nilai, persepsi-persepsi, dan hal-hal semu yang seolah-olah benar dalam
segala hal untuk membawa generasi ini ke arah yang menakutkan.
Lalu apa yang kita
lakukan untuk menyelamatkan dan menarik kembali mereka? Bisakah kita
melakukannya sendirian? Tentu tidak! Beban ini terlalu berat untuk dipikul
sendirian. Kita harus bekerja sama untuk mencapai tujuan kita dan artikel
singkat ini ditujukan kepada kita semua,
Ketika kita
bekerjasama dan melakukan setiap peranan kita, saya percaya anak-anak ini akan
tetap ada di jalur yang benar yang Tuhan sudah siapkan bagi mereka. Sama
seperti semut yang selalu berhasil membawa makanan mereka, kita pun akan
berhasil ketika kita melakukannya bersama. Ingatlah bahwa ketika satu
mengalahkan seribu, maka dua akan bisa mengalahkan sepuluh ribu.
Dan bilamana seorang dapat dialahkan, dua orang
akan dapat bertahan.
Tali tiga lembar tak mudah diputuskan.
(Pengkhotbah 4:12 TB)
Sumber : IFGF Global Resources