Shalom...
Selamat pagi jemaat Tuhan.
Coba pikirkan sejenak tentang aroma yang Anda sukai. Menurut KBBI Aroma adalah bau-bauan yang harum (yang berasal dari tumbuh-tumbuhan atau akar-akaran). Biasanya kita dengan cepat dapat mengenali aroma yang disukai, misalkan aroma bunga, aroma buah, aroma kopi, dan aroma yang harum lainnya. Berbicara soal aroma yang harum, kita bahkan sering kali saat berdoa mengucapkan kalimat, “Semoga persembahan kami dapat menjadi dupa yang berbau harum di hadapan Tuhan.”
Saat mendengar ini, pernahkah Anda berpikir seperti apakah bentuk persembahan yang harum bagi Tuhan?
Dalam Keluaran 29, tiga kali Tuhan menyebutkan kalimat, “PERSEMBAHAN YANG HARUM“ (Keluaran 29:18, Keluaran 29:25, Keluaran 29:41). Pada bagian ini Tuhan sedang memberikan aturan-aturan mengenai persembahan yang harus dipersembahkan kepada Tuhan. Mempersembahkan persembahan kepada Tuhan bukan hanya sekadar mengikuti aturan yang diberikan, tetapi lebih dari itu kita harus memastikan apakah persembahan kita berbau harum bagi Tuhan atau tidak?
Persembahan yang berkenan bukan tergantung pada besar atau kecilnya nilai persembahan kita. Pengertian persembahan yang harum dan berkenan kepada Tuhan tidak sesempit itu. Ketika kita mempersembahkan sesuatu, Tuhan mau supaya kita mempersembahkan apa yang ada pada kita, dengan KETULUSAN, SUKACITA dan RASA SYUKUR (2 Korintus 9:7 (TB) "Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita "
Kita bisa mempersembahkan apapun yang kita miliki seperti : waktu, talenta dan materi yang kita punya untuk Kemuliaan Allah dan menyenangkan hati-Nya. Itulah persembahan yang harum di hadapan-Nya.
Karena itu, marilah kita berusaha untuk memberikan yang terbaik dari apa yang kita miliki sebagai persembahan yang harum bagi Tuhan.
Tuhan Yesus Memberkati.
By : Emmy Pasaribu