Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup. Janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif. Dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari adalah jahat. Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan. (Efesus 5:15-17 TB)
Always plan ahead, it wasn’t raining when Noah built the ark” - Richard C. Cushing. Buatlah rencana yang baik, Nabi Nuh membangun bahteranya sebelum hujan itu turun.
Allah
ingin kita membuat rencana yang baik saat kita menjalani kehidupan ini. Amsal
21 : 5 menga-takan
bahwa “Rancangan orang rajin semata-mata mendatangkan kelimpahan, tetapi setiap
orang yang tergesa-gesa hanya akan mengalami kekurangan.” Yeremia
29:11 menyatakan bahwa Tuhan kita sendiri adalah Tuhan yang
selalu mempunyai rencana yang baik. Maka dari itu Dia memerintahkan kita untuk
juga mempunyai rencana yang baik untuk kehidupan kita. Amsal 4 : 26 berkata,
“Pikirkanlah baik-baik sebelum berbuat sesuatu, maka engkau akan berhasil
dalam segala usahamu.” (versi NIV)
Ada sebuah konflik yang
terjadi di jemaat mula-mula. Di Kisah Para Rasul 6, orang-orang berbahasa Yunani
menyatakan sebuah protes berat terhadap para jemaat Ibrani. Mereka merasa bahwa
janda janda mereka diabaikan dalam proses pembagian makanan
sehari-hari. Di dalam konflik ini, ada dua pilihan
yang murid-murid Yesus bisa lakukan. Pertama, mereka bisa saja acuh dan
mengabaikan protes jemaat mereka. Atau yang kedua, mereka bisa berkumpul
dan merancang sebuah rencana yang baik untuk
menyelesaikan masalah.
Untungnya mereka bergegas
mengadakan rapat untuk memikirkan baik-baik solusi dari permasalahan ini.
Mereka memutuskan untuk mendelegasikan tugas pembagian makanan ini kepada tujuh
orang yang penuh hikmat Roh Kudus. Dengan solusi ini, para murid
Yesus bisa kembali fokus ke pelayanan doa dan Firman Tuhan.
Hasil dari perencanaan yang baik, seperti yang disebutkan di Kisah Para Rasul
6 : 7 bahwa Firman Tuhan makin tersebar luas, dan jumlah murid di Yerusalem
bertambah banyak, juga sejumlah besar imam menyerahkan diri dan
percaya.
Cerita di Kisah Para Rasul 6 ini membuktikan bahwa perencanaan yang baik sesuai dengan kehendak Tuhan dan bisa membantu kita untuk memberitakan Injil secara lebih efektif. Perencanaan yang baik juga membantu kita untuk tidak menyia-nyiakan waktu dan masa depan kita. Mari kita menggunakan awal tahun ini untuk membuat rencana-rencana yang baik.
Doa:Tuhan
Yesus, terima kasih atas hikmat-Mu yang luar biasa dan kasih karunia-Mu yang
tidak pernah ada habisnya. Firman Tuhan mengingatkan kami untuk selalu
siap membuat rencana yang baik dalam kehidupan kami.
Ajarlah kami untuk bergantung penuh kepada hikmat-Mu dan untuk mengerti
kehendak-Mu dalam kehidupan kami. Amin