7
November 2022
Roma
4 : 18 “ Sebab sekalipun tidak ada dasar untuk berharap, namun Abraham berharap
juga dan percaya .Bahwa ia akan menjadi bapa banyak bangsa, menurut yang telah
difirmankan : “ Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu “
Abraham
sudah tua. Sara tidak haid lagi. Artinya tidak ada kemungkinan satu persen
sekalipun, bahwa mereka akan mendapatkan keturunan melalui Rahim Sara. Secara
medis , Rahim Sara telah layu karena tidak menghasilkan sel telur lagi. Tapi
suatu kali malaikat Tuhan datang dan berkata bahwa Abraham akan mempunyai anak
yang akan dikandung oleh Sara. Bukan anak angkat , bukan anak tiri Tapi anak
kandung
Masalahnya,
Sara tidak mungkin mengandung. Abraham tidak mempunyai dasar apapun untuk
berharap bisa memiliki anak kandung. Tetapi firman Tuhan menyatakan kalau
Abraham tetap berharap. Aneh bukan ? Tentu saja tidak aneh karena Abraham
berharap sama Tuhan. Pribadi yang sangat dapat dipercaya. Namun tidak dapat
dipungkiri meski kita tahu Tuhan adalah Pribadi yang sangat dapat
dipercaya,tapi kenyataanya kita masih sulit percaya dan berharap kepadaNya.
Mengapa ?
Alasan
yang paling sederhana adalah karena kita tidak pernah bisa melihat Tuhan secara
kasat mata. Karena itu, kita sering bertanya, Tuhan itu benar – benar ada apa
tidak ya ? Kalau kita tidak bisa melihat
Tuhan dengan kasat mata tidak aneh kalau kita jadi susah berharap pada Tuhan.
Padahal kita berharap seperti itu. Justru karena keberadaan Tuhan yang tidak
terdeteksi kita harus percaya dan mengakui keberadaan Tuhan yang dahsyat dan
luar biasa . Abraham adalah sosok orang mengerti tentang kebesaran dan
kedahsyatan Tuhan. Meski Abraham tahu kalau istrinya tidak bisa mengandung lagi
Namun dia tetap percaya dan berharap pada Tuhan. Terbukti apa yang dijanjikan
Tuhan bukan omong kosong ,istrinya Sara hamil dan melahirkan anak. Anak
kandungnya Ishak . Wow ... ini namanya berharap pada pribadi yang
tepat.
Bapak
Presiden Jokowi kita berkata tahun 2023
keadaan dunia menjadi gelap. Sekarang banyak Negara yang bangkrut tidak bisa
membayar utang dengan Bank Dunia. Harga barang semakin naik. Di Sumatera Barat
pabrik getah Lembah Karet bangkrut. Karyawannya terpaksa di PHK ( Putus
Hubungan Kerja ) termasuk anak saya. Saya dan anak saya berharap mujizat Tuhan.
Saya yakin dan percaya Tuhan Yesus tidak pernah membiarkan anak-anak Tuhan
kelaparan. Tuhan Yesus akan mendatangkan kebaikan bagi keluarga saya , bahkan
mengangkat keluarga saya lebih tinggi lagi. Apa yang tidak dipikirkan akan
Tuhan sediakan bagi keluarga saya yang berharap pada Nya . Amin.
By : Lim Lie Hoa.