Ikuti Kami :
Ikuti Kami : :
Alive in Clarity

Perasaan Tenang Dekat Tuhan

Interpretasi Hulu - 08 September 2022
Total Dilihat : 84
Bagikan :


Mazmur 62:1-13

Mazmur 62 mengungkapkan sebuah kebenaran mendasar yang didalamnya setiap orang percaya harus hidup di dalam hadirat  Tuhan.  mazmur ini adalah renungan Daud  berdasarkan pengalaman pribadinya, sewaktu  ia menjadi  seorang gembala domba sampai menjadi  raja yang berkuasa, proses kehidupan Daud tidaklah mudah ia mengalami tantangan dan  kesukaran, ia tetap percaya serta bergantung kepada Allah sebagai sumber pertolongannya sehingga hidupnya tetap  merasakan ketenangan. Demikan juga  kita   menjalankan kehidupan tentunya   kesulitan, kesukaran, tantangan  pasti  akan kita jalani selama kita masih hidup di dunia ini. Namun kita   tidak akan mampu  menjalankan nya dengan kekuatan sendiri , kita  harus berbalik kepada Allah sebagai perlindungan kita.

Ayat 1-3 : Allah keselamatan kita

Untuk pemimpin biduan menurut: Yedutun. Mazmur Daud. Hanya dekat Allah saja aku tenang dari pada-Nyalah keselamatanku. Hanya Dia-lah gunung batu dan keselamatanku, kota bentengku, aku tidak akan goyah.

Mengungkapkan bahwa  kepercayaan dan keyakinannya kepada Allah yang dapat menjadi gunung batu keselamatanku kita, kita tidak akan ada apa apanya tanpa Allah

ayat 6-9 : Allah  Pengharapan kita

Hanya pada Allah saja kiranya aku tenang, sebab dari pada-Nyalah Harapanku. Hanya Dia-lah gunung batu Ku dan keselamatanku, kota bentengku, aku tidak akan goyah. Pada Allah ada keselamatanku dan kemuliaanku, gunung batu kekuatanku, tempat perlindunganku ialah Allah. Percayalah kepadanya setiap waktu, hai umat, curahkanlah isi hatimu dihadapanNya; Allah ialah tempat perlindungan kita

kunci kedamaian dalan hidup ,satu-satunya hanya kembali kepada Tuhan, menanti dan kepadanyalah  ada pengharapan. penyerahan diri dengan penuh kerendahan hati, berharap akan kepastian keselamatan yang diberikan Tuhan. kita terus belajar untuk semakin bergantung kepada Tuhan Yesus, karena hanya DIA-lah satu-satunya harapan kita, saat kita berharap kepada-Nya pastinya Allah  akan menolong kita dan melindungi kita.

Ayat 10-13 : Allah kekuatan Kita

Hanya angin saja orang orang yang hina, suatu dusta saja orang orang yang mulia. Pada neraca mereka naik ke atas, mereka sekalian lebih ringan daripada angin. Jangan percaya kepada pemerasan, jangan menaruh harap yang sia sia kepada Perampasan; apabila harta makin bertambah janganlah hatimu melekat padanya. Satu kali Allah berfirman dua hal yang aku dengar bahwa kuasa dari Allah asalnya, dan daripada-Mu juga kasih setia, ya Tuhan; sebab Engkau membalas setiap orang yang menaruh perbuatannya.

Kita tidak boleh salah  dalam menerapkan keyakinan kita, kalau  salah maka hidup  tidak pernah mendapat ketenangan,  jangan mempercayai hidup kita kepada manusia, jangan bersandar kepada harta benda yang kita miliki.  Kita harus menjadikan Nya  sebagai sumber keyakinan, kekuatan  karena kuasa dari Allah asalnya, daripada-Nyalah kasih setia,  Tuhanlah yang  membalas setiap orang menurut perbuatannya, akan menghakimi dengan kebenaran dan keadilan. tinggal di dalam hadirat Tuhan pasti akan mengalami ketenangan dalam hidup. Untuk bisa tinggal dalam hadirat Tuhan, senantiasa membangun hubungan dengan Tuhan. hidup dalam kebenaran, tidak meninggalkan persekutuan, sehingga  ketenangan  dari Tuhan  mengalir dalam hidup kita.   Tuhan memberkati.

 

By : Yuliana Farasi


Komentar
Berikan Komentar
Belum ada Komentar
Berita Terkait