Ikuti Kami :
Ikuti Kami : :
Alive in Clarity

Penyertaan Tuhan Dalam Keterbatasan

Interpretasi Hulu - 08 November 2022
Total Dilihat : 121
Bagikan :

Dalam 1 Raja-raja 17:7-24 menceritakan kisah seorang janda di sarfat yang bertemu dengan Nabi Elia atas perintah Allah,disini kita bisa melihat bahwa  sebenarnya Janda di sarfat  ini bukan seorang pilihan yang dipakai oleh  Allah seperti tokoh Alkitab lainnya, bahkan dia juga tidak istimewa dan juga bukan  orang Israel. Ia berasal dari Sidon, pusat pemujaan dewa Baal yang dikenal juga sebagai tempat asal ratu Izebel, istri Ahad. Sebelum bertemu Nabi Elia, janda di sarfat  ini ada dalam  keadaan yang sukar, hampir putus asa dan menyerah atas kehidupannya saat itu seakan tidak ada lagi pertolongan dan harapan. Tetapi semua itu berubah ketika perjumpaannya dengan Nabi Elia dan  itu menjadi titik pemulihan hidupnya. Allah memakai janda di sarfat ini  bukan dalam kondisi kehidupannya yang baik, tetapi justru dalam keadaan terburuk  namun ia tetap bersedia.

 

Ada beberapa hal yang dapat kita pelajari melalui  peristiwa diatas  yang  dapat menguatkan iman kita sebagai orang percaya:

1.      Setiap orang mempunyai persoalan  hidupnya masing-masing (ayat 12)

Setiap manusia di dunia ini dan termasuk  kita juga mengalami persoalan hidup meskipun persoalan kita masing-masing  itu  berbeda-beda. yang  harus kita pahami bahwa Allah mempunyai rencana atas setiap persoalan yang terjadi dalam  hidup kita,untuk itu kita tidak perlu membandingkan kehidupan kita dengan orang lain bagian kita adalah menjaga hidup dan hubungan kita dengan Allah serta mau  bersedia untuk  di bimbing, dibentuk oleh Allah lewat persoalan tersebut seperti nabi Elia  yang mengikuti perintah Tuhan begitu dengan janda di sarfat yang mau mengikuti perintah Nabi Elia.yang dimana mujizat itu terjadi

 

2.      Allah bekerja dari  Apa yang ada pada kita (ayat 13)

Janda di sarfat hanya memiliki segenggam tepung dan sedikit minyak hanya itu yang dimiliknya namun dengan disertai ketaatan ia menerima mujizat dari Allah   dan mengubah hidupnya, terkadang sebagai manusia  kita juga selalu memikirkan hal yang terlalu besar ,mencari bahkan terlalu berharap dengan apa yang tidak ada pada kita , selalu melihat keterbatasan yang dimiliki , namun sering mengabaikan  hal yang sederhana, sesuatu  hal yang kecil   yang kita punya ,mungkin terkadang  tidak dianggap sekalipun , namun Allah menghargainya dan justru Allah menyatakan rencana-Nya dan mengubah hidup kita, asalkan  kita setia mengerjakannya   contohnya kisah  TALENTA dalam Alkitab,yang melakukan dengan setia akan dilipat gandakan.

 

3.      Memiliki sikap  Murahan Hati (ayat 15-16)

Allah memilih janda di sarfat meskipun  namanya juga tidak ada ditulis, tetapi  karena ia memiliki sikap  murah hati , ia mau memberi  meskipun dengan keterbatasan dan saat keadaan yang sulit dalam hidupnya untuk itulah  Allah memakai dia . Saat ini adalah masa yang sukar ,masa-masa yang sulit kita banyak menemukan  Diluar sana banyak orang yang membutuhkan pertolongan bahkan kita sendiri terkadang juga memerlukan pertolongan. berbicara soal memberi bukan hanya berbentuk benda namun memberi dalam hal dukungan ,perhatian,doa,dorongan.

Allah tidak hanya mencukupi kebutuhan perempuan janda di sarfat namun Allah juga menghidupkan kembali anaknya yang meninggal karna sakit keras (ayat 22-24). hal ini membuat imanya dibangkitkan kembali  dan percaya kepada Tuhan. Intinya ibu bertemu dengan orang yang tepat dengan campur tangan Allah yang membuat dia mengalami pemulihan dan diberkati.

 

Begitu juga dengan setiap kita Allah izinkan sesuatu terjadi dalam hidup ini yang kadang menurut kita itu  tidak baik namun dibalik semuanya itu  Ia mempunyai rencana yang indah dalam kehidupan kita, dan  Allah juga  mau kita masuk dalam babak kehidupan yang baru. Untuk itu  yang dapat kita lakukan  sekarang adalah  BERSERAH  kepada-Nya apapun keadaan kita saat ini seperti yang tertulis dalam Mazmur 37:5 “ Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak”

Untuk itu  Tetap percaya bahwa Allah akan bertindak dan pemeliharaan-Nya sempurna karena di dalam Yesus kita lebih dari pemenang. Amin!!!



By : Yuliana Farasi

 

 

 

 


Komentar
Berikan Komentar
Belum ada Komentar
Berita Terkait