Amsal 30 : 24-28
Dalam
Amsal 30, dicatatkan bahwa ada 4 binatang yang kecil dan cekatan, yaitu :
1.
Semut
2.
Pelanduk
3.
Belalang, dan
4.
Cicak
Ketiga
dari empat binatang diatas sering kita dengar, kita lihat dan bahkan jika disuruh untuk menggambarkan salah satu dari
nama binatang diatas, kita bisa langsung menggambarkannya tanpa melihat google
atau alat pencarian lainnya.
Pelanduk,
binatang yang hampir tidak pernah kita dengar namanya. Di Indonesia, pelanduk sering
disebut sebagai ‘kancil’. Pelanduk memiliki ukuran tubuh yang hampir seukuran
dengan kelinci. Karena memiliki tubuh yang kecil dan lemah, pelanduk sering
kali menjadi mangsa bagi hewan karnivora di hutan.
Amsal
30 : 26 menyatakan bahwa, “pelanduk, bangsa yang lemah, tetapi yang membuat
rumahnya di bukit batu”. Dalam ayat ini dikatakan pelanduk menyadari bahwa
dirinya lemah dan dia harus mencari tempat perlindungan. Pelanduk mengetahui
bahwa ‘bukit batu’ dapat menjamin keselamatan dan keamanannya selama dia
tinggal dalam bukit batu itu.
Kita
bisa belajar dari pelanduk dalam hal mencari tempat perlindungan. Kita harus
mengetahui kekuatan dari tempat kita berlindung. Tempat perlindungan kita
bukanlah manusia, yang memiliki keterbatasan dan yang akan berubah jika kita
berbuat salah. Tapi tempat perlindungan kita adalah Yesus Kristus, yang dapat
menjaminkan keselamatan bagi kita serta tetap setia sampai selamanya.
Dalam
Mazmur 18 : 2 (18-3) Ya TUHAN, bukit batuku, kubu pertahananku dan
penyelamatku , Allahku, gunung batuku, tempat aku
berlindung, perisaiku, tanduk
keselamatanku, kota bentengku! Lemah bukan berarti kita
bodoh, Jika kita bijak untuk mencari perlindungan dalam Tuhan maka kita akan
selamat.
Selamat
beraktivitas,
Tuhan Yesus
Memberkati
Syalom....
By : Putri Panjaitan