Ikuti Kami :
Ikuti Kami : :
Alive in Clarity

Mengasihi

Interpretasi Hulu - 10 Agustus 2022
Total Dilihat : 104
Bagikan :

Mengasihi adalah perintah yang paling familiar didengar dalam kehidupan Kristen. Kita sering mendengar kata ini dari kotbah-kotbah ataupun sharing, bahkan dalam alkitabpun kita sering sekali menemukan kata mengasihi. Mengasihi sendiri erat kaitannya dengan kehidupan kekristenan karena perintah ini adalah perintah yang ada sedari perjanjian lama sudah ada dan sampai sampai perjanjian baru pun tetap dibahas.

Yesus mengajarkan kita untuk mengasihi bukan hanya kepada yang baik kepada kita tapi Dia juga mengajarkan kita untuk mengasihi “MUSUH” kita, atau bisa di sebut kita harus mengasihi mereka yang tidak berbuat baik kepada kita. Kita mungkin berfikir “Tuhan kenapa kami harus menghabiskan energi kami hanya untuk orang-orang yang gak ada manfaatnya buat kami?”, mungkin Sebagian kita juga merasa cukup berbuat baik saja dengan siapa yang berbuat baik kepada kita dan jangan cari masalah kepada orang yang tidak berbuat baik kepada kita. Kalau kita berfikir seperti ini maka apa bedanya kita dengan dunia ini? Bukankah orang-orang yang belum mengenal Yesus juga berbuat seperti ini? Justru karena kita anak-anak Allah maka kita harus berbeda dari dunia ini. Dunia mengajarkan untuk membenci musuh tetapi Yesus mengajarkan kita untuk MENGASIHI dan MENDOAKAN musuh kita, dan ini lah yang membuat kita berbeda dengan dunia ini.

Hal mengasihi memang tidak mudah apalagi harus mengasihi musuh. Kalo kita memakai logika atau otak dan kemampuan kita sendiri, maka hal itu sangatlah mustahil kita lakukan. Tapi mengasihi orang yang tidak mengasihi kita serta berdoa buat dia, itu akan jadi mungkin kalau kita meminta Yesus yang memampukan dan memperbaharui akal budi kita. Kita mengasihi mereka bukan karena kita hebat, tapi kita mengasihi mereka karena kita tau Yesus lebih dahulu mengasihi aku dan mereka, jadi aku tidak ada hak untuk membenci mereka ataupun berkata yang buruk tentang mereka. Hal ini bisa kita lakukan pun kalau kita benar-benar sudah di pulihkan dari cara pola pikir kita yang lama. Bukan hanya pola pikir tapi tindakan kita juga sudah di ubahkan Tuhan, dengan kata lain kita bisa sampai di titik mengasihi musuh kita Ketika sudah berproses dengan Tuhan dimana hati dan pola pikir kita di rubah seutuhnya dan mengerti kenapa kita harus melakukannya. Kalau kita sudah diubahkan, maka mengasihi ini bukan lagi sebuah tindakan yang susah melainkan sudah jadi gaya hidup karena kita tau kita tidak punya hak untuk membenci mereka.

Jadi sebelum belajar mengasihi, kita mintak dulu Tuhan untuk ubah hati dan pola pikir kita. Supaya Ketika kita di proses ini kita sudah siap untuk mengasihi mereka tanpa "TAPI". 😊 GBU



By : Dessy Ndruru


Komentar
Berikan Komentar
Belum ada Komentar
Berita Terkait