Ikuti Kami :
Ikuti Kami : :
Alive in Clarity

Mencari Hadirat Tuhan

Interpretasi Hulu - 28 Oktober 2021
Total Dilihat : 79
Bagikan :
Kisah ini ini menceritakan tentang Musa yang meminta penyertaan Tuhan di gurun. 

Kita mulai dari ayat 15 dan 16, ungkapan Musa di ayat 15 menyatakan  betapa Musa butuh Tuhan berjalan bersama-sama dengan  mereka. Sama- sama kita ketahui bahwa saat itu Tuhan Selalu bersama dengan Musa. Bahkan sudah banyak muzijat yang Tuhan lakukan  dalam  perjalanan mereka, lalu mengapa musa berkata demikian. Ungkapan ini sangat dalam, begitu Musa bergantung erat dengan Tuhan. Jika Tuhan tidak beserta kami, kami tidak akan berangkat. Hal yang demikian juga yang harus kita lakukan dalam perjalan kehidupan kita, bergatung penuh  pada Tuhan, mencari perkenanan-Nya di setiap detik yang kita jalani.

Di  ayat ini seorang Musa yang sudah mengalami dan menikmati  penyertaan Tuhan masih berseru memohon bimbingan Tuhan. 
Di ayat ke-18 Musa menginginkan Tuhan memperlihatkan kemuliaan-nya seakan-akan Musa belum pernah melihat kemuliaan Tuhan. Ungkapan  di atas merupakan rasa yang haus atau rindu yang mendalam yang terus-menerus dialami Musa. Keinginan  untuk lebih dekat lagi, keinginan untuk mengenal lebih banyak lagi.  Dari  kisah ini sebagai umat Tuhan yang sudah mengalami Tuhan dalam kehidupan kita sehari-hari,  perlu meneladani sikap Musa. Merefresh  kembali Kerinduan kita setiap hari meskipun kita sudah menikmati kasih Tuhan, kita tetap berseru meminta hadirat- Nya.  Sikap hati kita harus senantiasa haus dan rindu akan hadiratnya, tidak ada kata cukup dari hati untuk lebih dekat dengan Tuhan, Ada kerinduan yang tidak bisa dibendung mencari wajah-Nya.
Ayat  Ke-19 Tuhan menjawab Aku akan melewatkan segenap kegemilangan ku dari depanmu dan menyerukan nama Tuhan di depanmu, aku akan memberi kasih karunia kepada siapa yang kuberi Kasih Karunia dan mengasihi Siapa yang ku kasihan. Di ayat ini kita bisa lihat bahwa hadirat Tuhan mewahyukan kebaikan dalam kehidupan kita, membawa kita mengenal jalan jalannya Tuhan.

Pada ayat ke 20 sampai ke 23 komunikasi Musa dengan Tuhan sungguh sangat intim ,Tuhan menuntun jalan-jalan Musa ,Tuhan mengarahkan Musa ke jalan yang benar , kata Tuhan dalam ayat ini Aku akan menudungi engkau dengan tanganku, penyertaan Tuhan begitu luar biasa dalam kehidupan kita ketika kita mencari wajahnya dan ketika kita mencari hadiratnya. Meskipun  setiap hari kita sudah  mengalami dan menikmati kasih Tuhan, jangan sampe kerinduan kita jadi hilang.Tapi biarlah senantiasa Kerinduan kita terus berapi-api untuk mencari wajahnya untuk mengenal dia seperti Musa dalam ayat ini. Musa bukan orang yang baru pertama kali meminta penyertaan Tuhan, setiap hal yang dilakukannya  selalu meminta tuntunan Tuhan. Mari Terus mencari Hadirat Tuhan. Tuhan Yesus Memberkati.




By : Arniat Christiani Telaumbanua

Komentar
Berikan Komentar
Belum ada Komentar
Berita Terkait