Ikuti Kami :
Ikuti Kami : :
Alive in Clarity

Mahkota Kemuliaan - Upah Ketulusan dan Kesetiaan

Interpretasi Hulu - 12 Agustus 2021
Total Dilihat : 214
Bagikan :

"Maka kamu, apabila Gembala Agung datang, kamu akan menerima mahkota kemuliaan yang tidak dapat layu."  1 Petrus 5:4


Petrus pernah mendapat pertanyaan dari Tuhan Yesus bahkan mengulangnya sampe tiga kali untuk menguji kesungguhan hatinya dalam mengikut Sang Guru. "Apakah engkau mengasihi Aku?"  Kemudian Yesus memberikan suatu mandat yang sangat penting kepada Petrus:  "Gembalakanlah domba-domba-Ku."  (Yohanes 21:17).


Petrus melalui suratnya ini kembali mengingatkan apa yang menjadi kehendak Tuhan bagi orang percaya yaitu supaya turut ambil bagian dalam menggembalakan domba-domba.  'Domba-domba'  berbicara tentang jiwa-jiwa atau orang-orang yang harus dilayani. Karena menggembalakan jiwa-jiwa itu bukanlah sepenuhnya menjadi tanggung jawab para penilik jemaat, gembala sidang atau pendeta, melainkan semua orang percaya memiliki tanggung jawab yang sama.

Adapun kata  'penggembalaan'  ini berasal dari kata kerja bahasa Yunani yaitu 'boske' yang berarti merawat, memelihara, mengawasi dan memperhatikan kawanan domba yang sedang makan rumput di padang.


Dari ayat-ayat sebelumnya kita lihat persyaratan yang jelas yaitu: melayani dengan sukarela, pengabdian diri, rendah hati dan mampu menjadi teladan yang baik adalah syarat mutlak untuk seseorang layak menerima mahkota kemuliaan yang Tuhan janjikan ini. Artinya seseorang tidak akan menerima mahkota kemuliaan dari Tuhan jika tidak setia dan tidak sungguh-sungguh melakukan pelayanan penggembalaan.
Yang dimaksud dengan kamu dalam ayat tersebut adalah semua orang percaya (dewasa rohani) yang terlibat merespon panggilan menggembalakan domba-domba-Nya Tuhan Yesus. Itu bisa berarti orang yang punya posisi sebagai Gembala Gereja Lokal, Gembala Satelit, Koordinator TPI, iCare Leader atau jabatan/posisi yang lainnya, dan termasuk juga orang yang tidak punya jabatan dalam struktur gerejawi tapi sebagai owner/pimpinan perusahaan yang punya karyawan bahkan sebagai kepala keluarga yang dapat menggembalakan anggota keluarganya.


Sementara Gembala Agung (Gembala Kepala – the Chief Shepherd ) yang akan datang kembali ke dunia ini jelas menunjuk kepada Tuhan Yesus sang Gembala yang baik. Dia datang membawa Mahkota Kemuliaan yang tidak dapat layu. Mahkota ini adalah upah bukan anugerah karena merupakan hasil dari persyaratan yang dipenuhi. Mahkota yang merupakan gambaran kekuasaan, dan karena Tuhan adalah Tuhan yang berkuasa atas seluruh alam semesta ini. Maka ketika Tuhan Yesus datang kembali untuk kedua kali, Dia akan melihat kepada orang-orang yang kepadanya dipercayakan pelayanan penggembalaan berapa pun banyaknya domba itu. Termasuk dimulai dari yang menggembalakan keluarga (suami/istri dan anak-anak), yang melakukannya dengan setia, kesungguhan dan dengan senantiasa memandang kepada Tuhan sang Gembala Agung.

Karena itu marilah kita semua bersungguh-sungguh melakukan pelayanan penggembalaan kita karena besar upah yang akan kita terima yaitu Mahkota Kemuliaan saat Sang Gembala Agung/Gembala Kepala/Gembala Yang Baik itu datang.


By : Ps hasan Chandra


Komentar
Berikan Komentar
Belum ada Komentar
Berita Terkait