1 Korintus 15:1-8, 17-20
Pernahkah kita berpikir betapa dahsyatnya peristiwa kebangkitan Tuhan Yesus?
Ini bukan sekedar cerita yang hanya kita dengar waktu Minggu Paskah saja tapi seluruh keberadaan & pengharapan kita berada pada kebangkitan-Nya. Peristiwa ini membuat kita bisa merangkai semua janji Allah dari Kitab Kejadian, bahwa maut dikalahkan & manusia akan ditebus, berdamai dengan Allah, bahkan sampai Kitab Wahyu tentang janji kedatangan-Nya kembali, kelak kita akan hidup bersama Allah selamanya. Jika tidak ada kebangkitan, maka Alkitab berkata kita masih mati dalam dosa yang menghalangi kita bersekutu dengan Allah. Dosa membuat kita menyimpangkan semua kebaikan yang Allah nyatakan dalam kehidupan kita & bagi dunia ini. Kita memerlukan Juruselamat yang bangkit! Terpujilah Tuhan kita Yesus Kristus!
Kita baca ulang bacaan pada ayat 17-19.
Kita percaya Kristus yang bangkit karena itulah jaminan Allah bahwa kita akan dibangkitkan kelak. Karena jika Kristus hanya menanggung dosa kita & tidak bangkit, maka semua sia-sia karena kita masih dikalahkan maut. Tapi Kristus sudah bangkit dan inilah satu-satunya pengharapan manusia untuk mengalahkan maut. Yaitu berada bersama & di dalam Kristus!
Alkitab menyatakan bahwa Tuhan Yesus yang bangkit menjadi jaminan kebangkitan kita. Tuhan Yesus menjadi buah sulung. Dan apa itu buah sulung?
Dalam dunia pertanian zaman dulu, buah sulung menjadi jaminan bahwa setelah itu akan muncul buah yang banyak di masa panen, sehingga buah sulung selalu dinantikan. Jika Kristus adalah buah sulung maka setelah itu akan banyak buah dari kuasa kebangkitan yang akan muncul kelak yaitu kebangkitan kita, umat Tuhan.
Kita bisa percaya kuasa kebangkitan seperti Marta (saudara Lazarus yang dibangkitkan Tuhan Yesus), yang mengatakan bahwa ia percaya kebangkitan tapi nanti di akhir zaman. Namun ternyata Rasul Paulus mengatakan bahwa kuasa kebangkitan Kristus bukan hanya bisa dialami nanti ketika kita akan dibangkitkan, tapi bisa dialami sekarang. Tuhan Yesus membagi kemenangan-Nya dengan membuat kita mempunyai pengertian bahwa apa yang kita kerjakan sekarang tidak akan sia-sia, karena kita suatu saat mati tapi apa yang kita kerjakan sekarang akan disempurnakan oleh Tuhan pada saat kita dibangkitkan kelak. Sehingga pengertian seperti ini membuat kita hidup menikmati kuasa kemenangan kebangkitan Kristus setiap hari.
“Puji Tuhan! Kekuatan kebangkitan Kristus memberikan kita pengharapan yang nyata. Bukan janji indah yang tidak nyata! Tuhan mau kita juga mengalami kemenangan, kadang bukan dengan mengalaminya sekarang, tapi dengan iman yang diberi kekuatan & tidak putus asa menghadapi kenyataan dunia yang penuh kesulitan. Inilah kuasa kebangkitan Kristus yang dibagikan pada kita! Amin”. Tuhan Yesus memberkati.