Ikuti Kami :
Ikuti Kami : :
Alive in Clarity

Keluarga Yang Memberkati

Interpretasi Hulu - 28 Juni 2022
Total Dilihat : 107
Bagikan :

Ia saleh, ia serta seisi rumahnya takut akan Allah dan ia memberi banyak sedekah kepada umat Yahudi dan senantiasa berdoa kepada Allah. Kisah Para Rasul 10:2

Ia pada ayat diatas berbicara mengenai Kornelius dan keluarganya, dimana menunjukkan bahwa Kornelius dan keluarganya takut akan Tuhan dan menjadi berkat bagi disekitarnya.

29 Juni merupakan Hari Keluarga Nasional, yang mana hari dimana para pejuang yang selamat kembali berkumpul kepada keluarganya pada 29 Juni 1949. Keluarga merupakan lembaga pertama yang Allah ciptakan atas inisiatif dan kehendak-Nya sendiri. Dalam setiap rencana-Nya, Allah selalu melibatkan keluarga. Allah memulai segalanya dengan keluarga, dari dalam keluarga. Allah membentuk keluarga untuk memenuhi kehidupannya dengan rahmat, juga membangun iman kepada Kristus, melaksanakan misi Allah, dan menerima keselamatan.

Allah juga ingin keluarga mencerminkan hubungan Krsitus dengan jemaat-Nya, karena itu kita harus menjadi keluarga yang memberkati di sekitar kita, layaknya Kornelius yang menjadi berkat bagi di sekitarnya. Keluarga didirikan atas kehendak Allah, dimulai dengan Allah, membangunnya bersama Allah, selamanya dan dalam keadaan apa pun. Keluarga dibangun untuk melaksanakan kehendak Allah. Karena itu Firman Tuhan akan menjadi dasar kita untuk bertindak, memahami kehendak-Nya, memenuhi kehendak-Nya. Keluarga yang selalu bersekutu, keluarga yang selalu mencari hadirat-Nya itulah yang dapat kita pelajari dari keluarga Kornelius. 

Keluarga terdiri dari orang-orang yang memiliki karakter dan keinginan yang berbeda. Keluarga yang sedarah dan sekandung pun terkadang tidak mudah menerima satu sama lain. Anggota keluarga tidak serta merta dapat saling mengorban dirinya sendiri untuk anggota keluarga lainnya, mereka memerlukan kasih yang mengikat yang memberikan rasa ingin berkorban dan kepekaan yang tinggi. Hanya Kasih Kristus yang dapat menjadi kasih tersebut, kasih yang dapat menghancurkan keegoisan, meniadakan keirihatian, dan membuat kita menjadi keluarga yang memberkati sesama kita.

God Bless

By : Judah Charis Pramana


Komentar
Berikan Komentar
Belum ada Komentar
Berita Terkait