1 Petrus 5:7 "Serakanlah segala kekuatiran mu kepada-Nya sebab Ia yang memelihara kamu"
Kadang kita sebagai manusia dalam kehidupan kita, banyak sekali yang kita kuatirkan. Soal kebutuhan kita, soal kesehatan kita dan juga soal masalah kita.
1. Soal kebutuhan kita
Kadang kita merasa kuatir di masa masa pandemi ini tentang kebutuhan kita dimana kita sangat terbatas dalam melakukan segala pekerjaan dalam masa pandemi ini.
2. Soal kesehatan kita
Kita kuatir tentang kesehatan kita karena adanya berbagai penyakit yg datang. Kita takut kumpul-kumpul, Kita juga harus mematuhi protokol kesehatan. Itu semua Tuhan izinkan adanya masa masa ini untuk kebaikan kita juga.
3. Soal masalah kita.
Saya sendiri merasakan sekarang ini apakah saya layak melayani di hadapan Tuhan karena keadaan saya seperti ini. Kehidupan saya di masa lalu dimana saya telah mengecewakan keluarga saya, orang-orang di sekitar saya. Melihat suami saya, melihat anak-anak saya.
Dalam diri saya sendiri saya kuatir bagaimana saya layak dihadapan Tuhan karena keluarga saya seperti ini. Terhadap orang lain mereka melihat keluarga saya seperti ini, bagaimana saya bisa tentram, bagaimana saya hidup damai dengan kehidupan seperti ini.
Dengan ini saya berpikir apakah saya harus meninggalkan Tuhan dan meninggalkan pelayanan yang Tuhan telah percayakan kepada saya?
Tapi setelah saya merenungkan tentang Firman Tuhan dalam surat Yohanes 15 : 16 "Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, di berikan-Nya kepadamu"
Maka saya merenungkannya ini semua pasti akan mendatangkan kebaikan bagi saya dan terutama bagi keluarga saya. Suatu saat nanti saya yakin dan percaya bahwa mukjizat pasti terjadi bagi orang yang mengandalkan Tuhan dalam hidupnya. Tuhan akan memberikan ketenangan dan kedamaian dalam keluarga dan kami akan mengambil bagian kami masing masing dalam melayani Tuhan
Kadang kita sebagai seorang yang telah mengenal Tuhan dan telah menjadi anak-anak Tuhan, kita harus bisa mengambil sikap bagaimana sikap kita dalam merespon rasa kekuatiran kita tersebut. Apakah kita membiarkan diri untuk dikuasai oleh kekuatiran atau justru melakukan sesuatu untuk rasa kekuatiran tersebut?
Firman Tuhan dalam 1 petrus 5:7 yang di baca hari ini, memberikan nasehat supaya kita setiap umat percaya menyerahkan semua kekuatiran kepada Tuhan sebab Tuhanlah yang memelihara kehidupan kita.
Good bless you...
By : Yustina Gea