Ikuti Kami :
Ikuti Kami : :
Alive in Clarity

Karena Tidak Ada Tempat ...

Interpretasi Hulu - 30 November 2021
Total Dilihat : 87
Bagikan :

dan ia melahirkan seorang anak laki-laki, anaknya yang sulung, lalu dibungkusnya dengan lampin dan dibaringkannya di dalam palungan, karena tidak ada tempat bagi mereka di rumah penginapan.               Lukas 2:7

 

Shalom semua Jemaat Tuhan.....

 

Puji Tuhan, kita patut bersyukur karena tidak terasa kita sudah memasuki Bulan Desember bulan terakhir di tahun 2021 ini dan semua itu semua karena kemurahan Tuhan. Bulan yang sangat bermakna bagi umat Kristiani karena kita akan merayakan kelahiran Tuhan Yesus Kristus. Sebagai Tuhan dan Juru Selamat, Dia telah membebaskan kita dari belenggu dosa dan segala kutuk sehingga kita dilayakkan untuk masuk tahta kasih karunia Allah, bertemu dengan-Nya dan mendapatkan janji keselamatan. Memang di bulan Desember biasanya dirayakan banyak orang dengan persiapan-persiapan pesta menjelang Natal. Ada yang sibuk mempersiapkan kado, membeli dan membungkusnya, mendirikan pohon terang, bersiap-siap untuk berlibur bersama keluarga, bahkan ada yang melihat-lihat katalog diskon yang akan sangat ramai.

 

Akan tetapi ada sesuatu yang lebih penting untuk kita persiapkan dalam momen ini. Dan kita perlu belajar dari Yohanes Pembaptis. Dia adalah nabi yang ditugaskan untuk mempersiapkan jalan untuk kedatangan Tuhan ke bumi untuk melakukan pelayanan dan misi penyelamatan manusia. Yohanes berseru: “Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!” (Matius 3:2). Matius mencatat bahwa “Sesungguhnya Dia-lah yang dimaksudkan nabi Yesaya ketika ia berkata: “Ada suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya.”(ay 3). Apa yang dikatakan Matius adalah mengingatkan kembali tentang nubuat nabi Yesaya ratusan tahun sebelumnya. “Ada suara yang berseru-seru: “Persiapkanlah di padang gurun jalan untuk TUHAN, luruskanlah di padang belantara jalan raya bagi Allah kita!” (Yesaya 40:4).

 

Yang menjadi perenungan kita saat ini, apa sebenarnya yang harus dipersiapkan? Dengan melihat lanjutan ayat dalam Yesaya di atas, kita bisa melihat pesan Firman Tuhan mengenai apa yang harus kita persiapkan. “Setiap lembah harus ditutup, dan setiap gunung dan bukit diratakan; tanah yang berbukit-bukit harus menjadi tanah yang rata, dan tanah yang berlekuk-lekuk menjadi dataran; maka kemuliaan TUHAN akan dinyatakan dan seluruh umat manusia akan melihatnya bersama-sama; sungguh, TUHAN sendiri telah mengatakannya.” (Yesaya 40:4-5). Artinya kita harus mempersiapkan diri kita, terlebih hati kita dalam memperingati kelahiran Kristus di bulan ini. Dan Yohanes Pembaptis menggambarkannya dengan sebuah kata yang singkat, “bertobatlah.”

 

Yohanes Pembaptis mempersiapkan jalan bagi Sang Penebus dengan menyerukan pesan penting mengenai pertobatan. (Lukas 3:3). Dan inilah sebuah persiapan yang seharusnya kita perhatikan dan pentingkan lebih dari segala yang lain. Sangat penting bagi kita untuk memasuki Natal dengan hati yang siap dan bersih. Ingatlah tragedi Betlehem yang tidak siap dengan kedatangan-Nya, ...tidak ada tempat...  Padahal Allah yang maha kuasa dan yang tidak terbatas rela berkorban memberi diri memasuki keterbatasan. Karena Allah begitu mengasihi manusia Dia menganugerahkan Yesus Kristus putra-Nya yang tunggal untuk menjadi tebusan bagi dosa kita. Ingat segala kebaikan-Nya, mengucap syukur dan berterimakasih atas semua anugerah-Nya bagi kita. Apakah hati kita siap untuk meneruskan misi penyelamatan yang DIA berikan? Pastikan kita semua SIAP SEDIA...!



By : Ps. Mangihut Manalu


Komentar
Berikan Komentar
Belum ada Komentar
Berita Terkait