dan ia melahirkan seorang anak laki-laki,
anaknya yang sulung, lalu dibungkusnya dengan lampin dan dibaringkannya di
dalam palungan, karena tidak ada tempat bagi
mereka di rumah penginapan. Lukas
2:7
Shalom semua Jemaat Tuhan.....
Puji Tuhan, kita patut bersyukur karena tidak terasa kita sudah
memasuki Bulan Desember bulan terakhir di tahun 2021 ini dan semua itu semua
karena kemurahan Tuhan. Bulan yang sangat bermakna bagi umat Kristiani karena
kita akan merayakan kelahiran Tuhan Yesus Kristus. Sebagai Tuhan dan Juru
Selamat, Dia telah membebaskan kita dari belenggu dosa dan segala kutuk sehingga
kita dilayakkan untuk masuk tahta kasih karunia Allah, bertemu dengan-Nya dan
mendapatkan janji keselamatan. Memang di bulan Desember biasanya dirayakan
banyak orang dengan persiapan-persiapan pesta menjelang Natal. Ada yang sibuk
mempersiapkan kado, membeli dan membungkusnya, mendirikan pohon terang,
bersiap-siap untuk berlibur bersama keluarga, bahkan ada yang melihat-lihat
katalog diskon yang akan sangat ramai.
Akan tetapi ada sesuatu yang lebih penting untuk kita persiapkan
dalam momen ini. Dan kita perlu belajar dari Yohanes Pembaptis. Dia adalah nabi
yang ditugaskan untuk mempersiapkan jalan untuk kedatangan Tuhan ke bumi untuk
melakukan pelayanan dan misi penyelamatan manusia. Yohanes berseru: “Bertobatlah,
sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!” (Matius 3:2). Matius mencatat
bahwa “Sesungguhnya Dia-lah yang dimaksudkan nabi Yesaya ketika ia
berkata: “Ada suara orang yang berseru-seru di padang gurun:
Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya.”(ay 3). Apa
yang dikatakan Matius adalah mengingatkan kembali tentang nubuat nabi Yesaya
ratusan tahun sebelumnya. “Ada suara yang berseru-seru: “Persiapkanlah
di padang gurun jalan untuk TUHAN, luruskanlah di padang belantara jalan raya
bagi Allah kita!” (Yesaya 40:4).
Yang menjadi perenungan kita saat ini, apa sebenarnya yang harus dipersiapkan? Dengan melihat lanjutan
ayat dalam Yesaya di atas, kita bisa melihat pesan Firman Tuhan mengenai apa
yang harus kita persiapkan. “Setiap lembah harus ditutup, dan setiap
gunung dan bukit diratakan; tanah yang berbukit-bukit harus menjadi tanah yang
rata, dan tanah yang berlekuk-lekuk menjadi dataran; maka kemuliaan TUHAN akan
dinyatakan dan seluruh umat manusia akan melihatnya bersama-sama; sungguh,
TUHAN sendiri telah mengatakannya.” (Yesaya 40:4-5). Artinya kita harus mempersiapkan
diri kita, terlebih hati kita dalam memperingati kelahiran Kristus di
bulan ini. Dan Yohanes Pembaptis menggambarkannya dengan sebuah kata yang
singkat, “bertobatlah.”
Yohanes
Pembaptis mempersiapkan jalan bagi Sang Penebus dengan menyerukan pesan penting
mengenai pertobatan. (Lukas 3:3). Dan inilah sebuah persiapan yang seharusnya
kita perhatikan dan pentingkan lebih dari segala yang lain. Sangat penting bagi
kita untuk memasuki Natal dengan hati yang siap dan bersih. Ingatlah
tragedi Betlehem yang tidak siap dengan kedatangan-Nya, ...tidak ada tempat... Padahal
Allah yang maha kuasa dan yang tidak terbatas rela berkorban memberi diri memasuki
keterbatasan. Karena Allah begitu mengasihi manusia Dia menganugerahkan Yesus
Kristus putra-Nya yang tunggal untuk menjadi tebusan bagi dosa kita. Ingat
segala kebaikan-Nya, mengucap syukur dan berterimakasih atas semua anugerah-Nya
bagi kita. Apakah hati kita siap untuk meneruskan misi penyelamatan yang DIA
berikan? Pastikan kita semua SIAP SEDIA...!
By : Ps. Mangihut Manalu