Shalom,
Amsal 26:24 Si pembenci berpura-pura dengan bibirnya tetapi dalam hati dikandungnya tipu daya
Amsal 27: 5 Lebih baik teguran yang nyata2 daripada kasih yang tersembunyi.
Dalam kehidupan bermasyarakat, kita bertemu dengan ber-macam-macam karakter manusia. Firman Tuhan hari ini membahas 2 karakter yang bertolak belakang: ber-pura-pura dan berterus terang
Biasanya orang ber-pura-pura itu kelihatannya baik tetapi hatinya penuh kebencian dan tipu daya.(Amsal 26:24). Kalau ia ramah janganlah percaya padanya karena 7 kekejian ada dalam hatinya (Amsal 26:25)
Kita lihat sebaliknya di Amsal 27:5
Orang yang berterus terang berani menegur dengan kasih, penuh hikmat supaya teguran itu bisa rmenyelamatkan orang yang ditegur. Tidak ada kebencian dan tipu daya dalam hatinya.
Melalui renungran ini kita minta Roh Kudus memberi kita roh untuk bisa menegur.
Kalau yang ditegur tidak mau mendengar?
Firman Tuhan dalam Amsal 29:1 Siapa bersitegang leher, walaupun telah mendapat teguran, akan se-konyong-konyong diremukkan tanpa dapat dipulihkan lagi. Artinya terdapat di dalam Wahyu 22:11 :
Barangsiapa yang berbuat jahat, biarlah ia terus berbuat jahat, barangsiapa yangg cemar, biarlah ia terus cemar ; dan barangsiapa yg benar,, biarlah ia terus berbuat kebenaran; barangsiapa yang kudus, biarlah ia terus menguduskan dirinya.
Pilihan ada pada diri kita. Biarlah kita mau menjadi orang yang berterus terang dan mau ditegur. Kedatangan Tuhan sudsh semakin dekat jangan sampai kita tidak dikenal Tuhan pada waktu hari penghakiman.
Tuhan Yesus memberkati
By : Ps. EM. Ester Kamaruddin