JADILAH TENANG SUPAYA KAMU DAPAT BERDOA
Kesudahan segala sesuatu sudah dekat. Karena
itu kuasailah dirimu dan jadilah tenang, supaya kamu dapat berdoa. (1 Petrus
4:7)
Shalom Bapak/Ibu/Sdr/i
yang terkasih....
Pernyataan “langit tidak selalu biru” sudah sering
kita dengar bahkan mungkin juga sudah ada lagu-lagu tentang hal itu. Dan memang
tidak dapat disangkal bahwa musim selalu berganti dan keadaanpun selalu
berubah. Bahkan ada yang menyatakan bahwa satu
hal yang tidak berubah adalah perubahan itu sendiri. Terlepas dari pandangan
saudara setuju atau tidak dengan semua hal tersebut sebagai orang percaya kita
diingatkan untuk selalu berdoa. Dan
hal yang sangat penting berhubungan dengan doa adalah sikap kita. Salah satu
dari sikap tersebut adalah ketenangan.
Mengapa kita perlu menenangkan diri saat kita mau berdoa kepada Allah? Karena pastilah
doa kita dapat terganggu jikalau kondisi kita tidak tenang saat berdoa. Sementara
kita hidup di musim yang tidak mudah. Keputusan-keputusan strategis dalam hidup
kita harus kita ambil. Oleh sebab itulah kita harus mengikuti Firman Tuhan karena
ketenangan dapat membuat kita berdoa secara efektif. Jadi kita perlu ketenangan
supaya:
Pertama, kita perlu ketenangan
karena saat berdoa kita harus fokus dalam doa-doa kita biar tepat sasaran
seperti yang Roh Kudus kehendaki. Kita hidup di zaman yang tidak mudah dan doa
adalah satu keharusan bagi orang percaya. Bahkan dengan pernyataan yang lebih
radikal kita sebut dengan doa adalah
nafas orang percaya. Karena itu jangan lagi pergunakan waktu yang ada
menurut keinginan manusia (1 Petrus 4:2).
Kedua, kita perlu ketenangan supaya
kita dapat berdoa karena sekarang kita harus hidup menurut kehendak Allah dan
tidak semau kita lagi. Artinya kita harus fokus melakukan hal-hal utama yang
dikehendaki Roh Kudus. Hidup dalam kasih dan melayani-Nya, dimana kita akan
memberi pertanggung jawaban kepada Tuhan semua yang kita kerjakan dalam waktu
yang singkat ini. Melalui doa, kita mendapatkan kekuatan dan kemampuan buat
melakukan pekerjaan yang dikehendaki-Nya. Ada banyak pekerjaan yang
kelihatannya baik yang sepertinya perlu kita kerjakan namun disaat yang sama
kita punya keterbatasan tenaga dan waktu. Maka dengan berdoa kita akan peka
dengan pimpinan Roh Kudus untuk memilah mana yang harus kita kerjakan agar bisa
memberi dampak dan berguna bagi Kerajaan Allah.
Jadi yang perlu kita sadari
adalah bahwa kesudahan segala sesuatu
sudah dekat. Waktu sangat terbatas, kita harus menguasai diri, menjadi
tenang, supaya kita dapat berdoa dengan tidak berkeputusan. Hanya dengan
melakukan hal-hal ini, kita dapat tentram dalam menjalani hidup, dan menggenapi
kehendak-Nya atas kita di dalam dunia ini. Jemaat yang dikasihi Tuhan, mari
kuasai dan tenangkan diri supaya kita dapat berdoa, baik berdoa secara pribadi
maupun berdoa dalam mezbah keluarga. Kita juga berdoa dalam komunitas kecil/iCare
yang dipercayakan kepada kita atau di kantor, bahkan berdoa bersama dalam
gereja lokal dengan orang-orang terkasih. Shalom.
By Ps. Piorida Tamba