Ikuti Kami :
Ikuti Kami : :
Alive in Clarity

IT'S OK, TO NOT BE OK

Interpretasi Hulu - 13 Juni 2022
Total Dilihat : 83
Bagikan :

Apakah salah jika  perasaan lelah, kecewa, cemas, terpuruk, atau kondisi hati sedang tidak baik-baik saja kita rasakan?
Apakah kita tak boleh menunjukkan
 jika kita sedang lemah?
Apakah saat kita lemah, kita tidak punya iman yang kuat?

Matius 26 : 38
lalu kata-Nya kepada mereka: "Hati-Ku sangat sedih, seperti mau mati rasanya. Tinggallah di sini dan berjaga-jagalah dengan Aku." 

Lukas 22:41 berkata, “Ia sangat ketakutan dan makin sungguh-sungguh berdoa. PeluhNya menjadi seperti titik darah yang bertetesan ke tanah”.

Dalam ayat diatas kita tahu bahwa Tuhan Yesus sekalipun pernah merasakan kondisi hati dan keadaan yang sedang tidak baik-baik saja
 sama seperti yang kita rasakan sebagai manusia. Dan dalam ayat ini juga kita dapat belajar bahwa tak ada yang salah jika kita sedang merasa tidak baik-baik saja, adalah hal yang lumrah untuk kita sebagai manusia jika mengalami masa-masa sulit seperti ini.
Lalu apakah kita boleh menunjukkan bahwa kita sedang lemah?
Tentu saja tak ada yang salah jika kita berkata jujur dengan 
keadaan yang kita alami dan bukan berarti pada saat kita mengalaminya, menjadi pertanda bahwa kita tidak memiliki iman yang kuat.

Seringkali kita anak Kristus merasa salah jika tak mampu menutupi keterpurukan atau kehancuran hati yang sedang kita alami, tak sedikit dari kita dihakimi
 oleh orang lain atau bahkan menghakimi diri sendiri dengan meragukan iman kita  jika sedang merasakan semua kelemahan itu.
Kita kembali belajar melalui ayat yang diatas bahwa Tuhan Yesus 
saja jujur mengatakan tentang keadaannya saat itu. Sesulit apapun keadaan yang kita alami, tetap percaya bahwa Tuhan ada untuk membawa kita pada kemenangan.

Apakah kita tidak layak dihadapan Tuhan jika kita sedang mengalami semua keadaan itu?
Berhenti melayani, berhenti untuk datang beribadah karena merasa tidak layak adalah salah satu contoh pilihan yang sering kita benarkan pada saat kita mengalami masa sulit seperti itu. 
Bahkan banyak yang memilih untuk mencari ketenangan diluar dan lupa untuk berserah.
Tuhan Yesus
 lah yang melayakkan kita dan tetap memandang indah setiap kita bahkan dalam kekurangan sekalipun. Jangan menjauhi persekutuan rohani yang dapat membangun iman dan menguatkan kita, sebab pada saat kita setia berjalan bersama-Nya maka damai dan kekuatan tetap akan kita dapatkan didalam Dia.

Mari setiap kita belajar untuk jujur dengan apa yang kita alami, memilih untuk tetap mencari ketenangan dan kedamaian didalam Tuhan, bukan mencari ketenangan duniawi.
Masa sulit tidak akan pernah hilang, tapi akan selalu mampu terlewati saat kita tau bahwa Tuhan tak pernah meninggalkan.

Ma
zmur 105 : 4
Carilah Tuhan dan kekuatan-Nya, carilah wajah-Nya selalu!

God bless, us!



By : Kristin Telaumbanua


Komentar
Berikan Komentar
Belum ada Komentar
Berita Terkait