"Dengan percaya penuh kita mengerti bahwa dengan perkataan-Nya saja, Allah menciptakan segala sesuatu yang ada di bumi dan di langit." Ibrani 11:3
Ibrani 11:3-4
Iman adalah dasar dari segala sesuatu yg kita harapkan.
Jadi iman itu tidak buta, iman itu ada fondasinya. Iman itu fondasinya adalah Firman, jadi kita tidak bisa beriman dari iman yang tidak ada dasarnya. Kita beriman dari Firman dan Firman itulah dasarnya. Iman pun tidak boleh asal-asalan, jadi iman itu ada alasannya. Hanya, alasan iman itu bukanlah hal-hal jasmani. Dan fondasi iman itu bukanlah perkara duniawi. Jadi bukan begini : deskripsinya aku harus lihat dulu dengan panca inderaku di bumi baru aku percaya bahwa itu ada, gak bisa karena iman itu bukan dari dunia ini. Janji Allah itu dari Surga. Yesus turun dari sana menjadi darah daging atau manusia untuk tunjukkan kepada kita bagaimana caranya hidup di dalam kerajaan Surga, lalu Dia naik kembali kesurga bertahta dan duduk disebelah kanan Allah Bapa. Jadi iman itu tidak berasal dari bumi ini. Iman yang kita punya sekarang itu dari roh kudus, dia bukan dari jasmani makanya kita semua perlu lahir baru, gak bisa kita itu masuk surga lewat kelahiran pertama secara tradisi menjadi orang kristen-kristenan, gak bisa. Kita harus menerima sesuatu yang sifatnya supranatural, sesuatu yang spiritual waktu berita injil disampaikan ke telinga kita, Roh Kudus jamah kita buka hati, kita percaya ada sesuatu yang supranatural dilahirkan dalam diri kita makanya disebut lahir baru dalam Roh Kudus dan dalam Firman. Ingat ya cerita Yesus ketemu Nikodemus. Nikodemus datang malam-malam sama Dia, orang itu sudah tua tapi Tuhan bilang kamu harus lahir baru kalau mau masuk ke dalam kerajaan Surga.
Jadi kita harus tau bahwa kalau kita hari ini bisa percaya kepada Yesus itu sesuatu yang luar biasa, itu bukan sesuatu yang normal atau biasa karena kalau bukan karena kuasa Roh Kudus bekerja, Anda tak mungkin bisa percaya.
Iman adalah DASAR
Kita isi hidup ini dengan doa bukan hanya sekedar bekerja melakukan tugas sehari-hari atau kita menjalankan aktivitas di bumi tapi kita bangun kerohanian kita, manusia roh kita ini tak boleh mati, gak boleh kelaparan, gak boleh dibiarkan dan diabaikan. Kita yakin iman itu akan berkali-kali menolong hidup kita. Sebab apa yang kau imani akan menolongmu, terjadilah sesuai dengan imanmu kata Yesus berkali-kali di kitab injil.
Sebab oleh imanlah telah diberikan kesaksian kepada nenek moyang kita. Iman itu tidak membatalkan logika tapi iman itu melampauinya.
Iman itu lebih dari sekedar logis atau masuk akal.
Iman itu kesaksian roh di dalam diri kita. Jangan lupakan Tuhan di dalam perencanaan, gunakan iman, iman kepada Tuhan di dalam perencanaan.
Karena iman kita mengerti bahwa alam semesta telah dijadikan oleh Firman Allah sehingga apa yang kita lihat telah terjadi dari apa yang tidak dapat kita lihat.
Karena iman Habel telah mempersembahkan kepada Allah korban yang lebih baik dari pada korban Kain, dengan jalan itu ia memperoleh kesaksian kepadanya, bahwa ia benar, Allah berkenan akan persembahannya itu dan karena iman ia masih berbicara sesudah ia mati.
Iman Kepada Tuhan Beri Kerinduan Untuk Mempersembahkan Korban Yang Berkenan. TUhan Memberkati, Amin!
By : Mei Fung