Berserah dan Percaya, adalah kalimat yang seringkali
kita dengar terlebih pada saat kita sedang mengalami situasi sulit dalam hidup.
Tapi apakah kalimat yang sering kita dengar ini sudah kita lakukan ?
Mendengar atau bahkan mengucapkannya adalah hal yang mudah, namun melakukannya
adalah hal yang sangat sulit.
Bagaimana kita bisa berserah jika belum sepenuhnya percaya?
Sama halnya seperti seorang anak yang
sedang belajar bersepeda dengan ayahnya, dengan yakin bahkan tak ada rasa takut
dia mendayuh pedal sepedanya karena ia tau ayahnya siaga memegang bagian
belakang sepeda untuk memastikannya tidak terjatuh, dan ayahnya pun akan
mengajarinya bagaimana cara bersepeda dengan baik.
Begitu pula hubungan kita dengan Bapa kita di surga, pada saat kita sadar bahwa
kita adalah anak Kristus, segala kekhawatiran dan ketakutan bukan lagi menjadi
bagian kita karna kita tau bahwa Bapa tidak merancangkan hal buruk untuk
anaknya.
Yeremia 29:11
“ Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan”
Hal yang dapat kita lakukan agar dapat percaya dan berserah?
1. Mengenal. Dengan membaca firman, dan berdoa kita
dapat memilki hubungan yang baik dengan Tuhan. Pada saat kita membaca firman,
kita akan lebih mengetahui apa yang Tuhan mau dan kerjakan didalam kehidupan
kita sehingga ada landasan iman yang kuat membuat kita percaya penuh.
2. Mulai belajar mengakui bahwa kita tidak sepenuhnya mengerti.
Sesungguhnya, banyak hal yang belum kita mengerti tentang apa yang terjadi dalam
hidup kita atau bahkan pilihan apa yang seharusnya kita ambil. Namun,
seringkali kita memaksakan pada pengertian kita dan sering mengambil pilihan
yang salah karna mengandalkan kekuatan sendiri tanpa melibatkan Tuhan.
Yang perlu kita tau, bahwa jawaban yang kita perlu
hanyalah dari Tuhan pencipta segalanya dan maha mengetahui tentang apa yang
akan terjadi dalam hidup kita bahkan yang tak terpikirkan oleh manusia
sekalipun. Kepada Tuhan lah kita dapat menyerahkan seluruh kehidupan kita dan
setiap pilihan-pilihan kita.
Mazmur 3:5-6
“Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu.”
Banyak hal yang menjadi alasan kita untuk sulit percaya, salah satunya adalah hal yang mungkin kita tidak pahami yaitu Tuhan mengizinkan kita mengalami hal sulit,namun jika kita mengenalNya lebih jauh kita akan mengerti bahwa itu adalah cara Tuhan bekerja untuk menujukkan kepada kita bahwa Ia selalu menyertai.
God bless.
By : Kristin Telaumbanua