Ikuti Kami :
Ikuti Kami : :
Alive in Clarity

Hidup yang Terhubung Dengan Tuhan

Interpretasi Hulu - 25 April 2022
Total Dilihat : 91
Bagikan :

“Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barang siapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa, Barang siapa tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang keluar seperti ranting dan menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakan dalam api lalu dibakar.”  ( Yohanes 15 : 5 – 6 )

Dengan menceritakan perumpamaan tentang pokok anggur dan cabang-cabangnya, Tuhan Yesus memberitahukan kepada kita bahwa sangat penting untuk membangun hubungan dengan Tuhan. Tuhan Yesus mengumpamakan kita sebagai cabang dengan diri-Nya sebagai pokok anggur. Hubungan kita dengan Tuhan Yesus seperti hubungan antara cabang dan pokok anggur. Ketika cabang anggur meninggalkan atau terlepas dari pokok anggur, cabang tersebut akan kehilangan persediaan akhirnya layu lalu mati.

Ada begitu banyak kesulitan dalam hidup kita yang tanpa kita sadari telah menghabiskan waktu kita terhubung dengan Tuhan. Karena begitu besarnya tekanan kehidupan kita, ada yang melakukan tindakan yang menyimpang jauh dari Tuhan, sibuk mengurus urusan dunia, kenikmatan dunia akibatnya kita kehilangan pekerjaan Roh Kudus dalam kehidupan kita. Inilah perumpaan cabang yang meninggalkan pokok anggur karena hidup yang kita jalani tanpa pimpinan Roh Kudus.

Agar kita menjadi cabang yang menghasilkan buah yang banyak, kita harus terhubung dengan pokok anggur itu sendiri yaitu Tuhan Yesus dan memiliki hubungan yang benar dengan-Nya, dengan demikian barulah kita dapat disirami dan diberi makan oleh Roh Kudus dan menghasilkan buah kehidupan dalam pimpinan Roh Kudus itu sendiri.

Saya membagikan beberapa poin bagaimana caranya kita tetap terhubung dengan Tuhan,yaitu :

1.      Disiplin membaca Firmnan-Nya dan bertekun dalam doa .

Jika kita disiplin mempersembahkan satu atau dua jam setiap hari memberikan makan manusia rohani kita dengan benar, kehidupan kita akan diperkaya hikmat dan hati kita akan terasa terang dan jernih. Hati kita akan kembali menjadi milik Tuhan, Roh kita semakin lama akan menjadi kuat dan kita akan mampu menjalani proses hidup dalam pimpinan Roh Kudus

2.      Kita sepenuhnya harus percaya kepada Tuhan.

3.      Menyerahkan hidup kita dalam rancangan dan rencana Tuhan dan menikmati setiap proses-Nya.

Demikian renungan Firman Tuhan ini saya bagikan, Penulis punya pengalaman pribadi dengan Firman Tuhan ini, sehingga menjadi salah satu ayat favorit penulis, Tuhan Yesus memberkati kita semua, Amen....

 

By   : Melki Sapolenggu


Komentar
Berikan Komentar
Belum ada Komentar
Berita Terkait