Ikuti Kami :
Ikuti Kami : :
Alive in Clarity

Hidup Yang Penuh Kuasa Roh Kudus

Interpretasi Hulu - 17 Juni 2022
Total Dilihat : 96
Bagikan :

 

Kita sebagai orang percaya, harusnya bersyukur ketika Yesus harus terangkat ke surga. Mengapa? Karena dengan hal tersebut, Roh Kudus dicurahkan atas kehidupan kita. Karena kehadiran Yesus dalam kehidupan kita bukan lagi dengan fisik yang terbatas, melainkan dalam Roh yang tidak terbatas, bisa kita jumpai di mana saja, kapan saja. Kita bisa berjumpa dan mendapatkan Yesus melalui Roh Kudus.

Ketika kita percaya dengan segenap hati kita, artinya kita akan membiarkan Tuhan mengambil alih kehidupan kita. Kita akan biarkan Tuhan untuk menguasai kehidupan kita dengan RohNya yang kudus. Ada beberapa poin yang mungkin dapat menjadi renungan bagi kita, mengenai kuasa Roh Kudus di dalam kehidupan kita:

1.   Hidup dalam kebebasan

2 Kor 3:17 - Sebab Tuhan adalah Roh; dan di mana ada Roh Allah, di situ ada kemerdekaan.

Ketika sudah hidup di dalam Kristus, tidak cukup bagi kita hanya mengatakan ini suci dan itu berdosa. Ini salah dan itu benar. Namun tetap saja dalam praktiknya kita melanggar perintah Allah. Allah sangat tahu bahwa kita memiliki sejuta keterbatasan, oleh karena itu ia mengutus RohNya yang kudus untuk tinggal di dalam kita, dan menjadi alarm bagi setiap tindakan kita. Roh Kudus akan memberikan kepada kita kekuatan, untuk bisa melepaskan diri dari pelanggaran-pelanggaran perintah Allah. Sehingga kita bisa hidup dalam kebebasan.

2.   Berjalan dalam kasih

Dalam 1 Kor 13:4-8, kita belajar mengenai atribut kasih yang agung. Yang mana di dalam kasih itu ada kesabaran, kebaikan hati, tidak sombong, kelembutan, mengampuni, tidak cemburu, dan lain sebagainya. Demikianlah mengapa Tuhan memberikan kita Roh Kudus yang lembut dan penuh cinta kasih. Roh Kudus mengimpartasikan atribut kasihNya kepada kita, dan juga memberikan kita kemampuan untuk bisa mengasihi dan melayani sesama.

3.   Menghasilkan buah roh

Hidup di dalam roh memang tidak segampang yang kita pikirkan. Karena kita harus menyalibkan kedagingan kita, dan setia memikul salibNya. Namun, ketika kita mau belajar dan sungguh-sungguh, kita pasti akan mengalami transformasi dalam kehidupan kita. Setiap pohon dikenal dengan buahnya. Ketika kita tumbuh dewasa seturut dengan gambar Kristus, maka kita akan menghasilkan buah Roh Kudus.



By : Felicia Amanda Lase 


Komentar
Berikan Komentar
Belum ada Komentar
Berita Terkait