Ikuti Kami :
Ikuti Kami : :
Alive in Clarity

Hidup Di Dalam Kasih Kristus

Interpretasi Hulu - 17 September 2021
Total Dilihat : 102
Bagikan :

"dan hiduplah di dalam kasih, sebagaimana Kristus Yesus juga telah mengasihi kamu dan telah menyerahkan diri-Nya untuk kita sebagai persembahan dan korban yang harum bagi Allah." (Efesus 5:2)

Rasul Paulus lewat suratnya menasehati jemaat di Efesus agar hidup di dalam kasih sebagaimana Kristus Yesus mengasihi mereka dengan cara menyerahkan diri-Nya sebagai penebus dosa manusia. Nasehat ini juga merupakan nasehat yang berlaku juga bagi kita.

Kasih Allah yang sejati sudah dinyatakan dengan memberikan putra-Nya yang tunggal yaitu Yesus, Anak yang dikasihi-Nya. Pengorbanan Yesus menjadi alat perdamaian di antara kita dengan Allah dan bahkan Dia angkat kita menjadi anak-anak Allah. Pengorbanan itu sudah menjadi persembahan yang harum bagi Allah. Itulah manifestasi kasih yang sempurna yang menjadi teladan untuk kita.

Identitas orang percaya bukan hanya terlihat dari pengakuannya di muka umum bahwa dia adalah orang Kristen, melainkan juga dengan mendemonstrasikan kasih Tuhan dalam kehidupan sehari-hari. Orang percaya harus hidup saling mengasihi dengan kasih Kristus.

Allah menghendaki kita untuk memanifestasikan kasih dalam hidup kita melalui wujud perbuatan iman atau buah Roh. Kita seharusnya menghasilkan buah Roh. Dan kehidupan kekristenan tak dapat dipisahkan dari kasih, artinya setiap orang yang percaya kepada Kristus harus memiliki kasih dalam hidupnya.

Yang menjadi perenungan bagi kita adalah KASIH SEPERTI APA? Kata-kata KASIH yang hanya digembar-gemborkan di atas mimbar atau ditulis dalam warta atau spanduk dengan huruf besar bukanlah kasih yang dimaksud dalam ayat ini. Atau dengan cara-cara lain yang tujuannya hanya untuk menarik perhatian banyak orang juga bukan. Tetapi kasih yang dimaksud adalah kasih yang tulus yang diwujudkan dalam tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari yang dapat dirasakan orang lain dan membawa hati mereka ketemu dengan Tuhan. Mengapa?  

“…sebab kasih itu berasal dari Allah: dan setiap orang yang mengasihi, lahir dari Allah dan mengenal Allah. Barangsiapa tidak mengasihi. Ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih" (1 Kor, 4:7-8).

Oleh sebab itu mari kita sadari bahwa setiap orang Kristen diperintahkan untuk hidup di dalam kasih Kristus. Jadi, mengasihi dengan kasih Kristus harus menjadi gaya hidup kita. Tuhan Yesus berkata: …dengan demikian semua orang akan tahu,bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikau kamu saling menhasihi (Yoh. 13:35). 

Tuhan Yesus Memberkati. Amin!



By : Ps. Mangihut Manalu


Komentar
Berikan Komentar
Belum ada Komentar
Berita Terkait