Kita pasti pernah mendengarkan Lagu Yesus Pokok kita carangnya, tinggallah di dalam Nya PASTI KAU BERBUAH.
Hidup sebagai anak Allah bukan hanya sekedar kita lahir baru dan percaya Tuhan Yesus adalah satu-satunya Juruselamat kita. Karya terbesar yang Tuhan Yesus lakukan dengan mengorbankan nyawa-Nya di kayu salib tidak hanya untuk menyelamatkan setiap kita dari hukuman dosa yaitu maut, tetapi Tuhan Yesus menghendaki kehidupan kita yang terbatas di dunia ini dapat memberi dampak yang besar bagi orang lain.
Yohanes 15 : 16 "Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu."
Di dalam kutipan Firman Tuhan di atas dengan jelas menyatakan tujuan Tuhan memilih kita, yaitu supaya kita pergi dan menghasilkan buah, dan supaya buah itu tetap (kekal). Buah di sini berbicara mengenai kehidupan yang menjadi berkat bagi orang lain. Bagaimana kehidupan kita dapat memberi dampak baik bagi orang lain.
Sederhana tapi terkadang kita abaikan. Yuk, mulai hari ini kita lakukan hal hal baik bagi orang sekitar kita dimulai dari keluarga kita sendiri, lingkungan tempat kerja, lingkungan sekolah / kampus, dan dimana pun kita berada. Biarlah melalui setiap perbuatan baik kita orang-orang sekitar kita dapat melihat terang Kristus ada dalam kita dan mereka dapat percaya Tuhan adalah satu-satunya Juruselamat.
Minta senantiasa kekuatan dari Roh Kudus agar kita dapat menghasilkan buah yang tetap yang senantiasa memberkati banyak orang. AMIN
By : Emmi Pasaribu