"Sebab Kristus adalah “ya” bagi semua janji Allah. Itulah sebabnya oleh Dia kita mengatakan “amin” untuk memuliakan Allah. 2 Korintus 1:20
Merupakan tugas kita dan tanggung jawab kita untuk memegang teguh setiap janji Tuhan dan melaksanakan kehendak-Nya sesuai dengan firman-Nya. Selama kita hidup, kita harus mengutamakan kehendak Allah dalam hidup kita sesuai firman-Nya, sebab tak ada satupun yang dapat mencuri dan menggagalkannya. Dan mari kita sama-sama belajar dari salah satu tokoh Alkitab dimana Allah mengubahkan hatinya sehingga ia berjalan sesuai kehendak Allah dan janji Allah digenapi atas hidupnya, yaitu Yakub.
Yakub kuatir bertemu dengan Esau (karena perebutan hak kesulungan) ketika ia pulang dari Laban, sehingga ia menghindari Esau dan tidak mau kembali ke Tanah Perjanjian. Namun dalam Alkitab tercatat bahwa Allah sudah menggenapkan janji-Nya untuk membuat Yakub menjadi sebuah bangsa yang besar dari keturunannya untuk kemuliaan Allah dan itu sudah digenapkan dari awal perjalanan Yakub (Kejadian 35:9-15). Allah mengubah hati Yakub yang penuh ragu dan kekuatiran dengan menyatakan penggenapan janji-Nya.
Allah menggunakan situasi yang sulit dan berliku-liku dalam hidup kita untuk membuat kita berpegang teguh pada janji-Nya dan juga semakin mengenal Dia, namun perlu untuk selalu kita ingat bahwa Allah juga akan menggenapi di kemudian hari.
“Apa yang Allah firmankan, tidak ada yang batal! Amin”.
Tuhan Yesus memberkati.
By : Evelyn Halim