Efesus
2:10 – Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk
melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya
kita hidup di dalamnya.
Coba kita ingat-ingat kembali, sering
kah kita merasa sendirian? Pernahkah kita merasa khawatir tentang masa depan
kita? Pernahkah kita bertanya-tanya apakah hidup kita akan membaik? Atau hidup
ini hanya akan selalu sulit?
Firman-Nya mengatakan bahwa Tuhan
menciptakan kita bukan untuk menjadi korban atau selalu menderita, tapi Dia
menciptakan kita dengan suatu tujuan yang baik, sesuatu yang sudah Dia kerjakan
sejak kita dikandung oleh ibu kita. Namun, ketika Tuhan menjanjikan hal
tersebut, bukan berarti hidup kita akan selalu terasa mudah atau sesuai dengan
keinginan kita. Ketika kita merasa sulit, itu bukan karena Dia tidak mengasihi
kita, atau kita tidak berharga di mata-Nya, tapi itu karena dia sangat
mengasihi kita dan mengetahui potensi kita. Dia percaya kita mampu melakukan
pekerjaan-pekerjaan yang besar, sehingga ia memproses kita agar siap untuk
menerima berkat tersebut.
1
Korintus 10:13 – Pencobaan –pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan
biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu
Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu
dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan keluar, sehingga kamu dapat
menanggungnya.
Ketika kita meminta sesuatu kepada
Tuhan, Tuhan tidak akan langsung memberikannya. Ia akan mempersiapkan hati
kita, agar kita layak menerimanya. Tapi, kita sering bertanya, “Memangnya
bagaimana cara-Nya mengubah kehidupanku menjadi lebih baik?”, percayalah, Tuhan
bekerja di setiap situasi kehidupan kita. Bahkan di saat kita tidak melihat dan
merasakan pekerjaan-Nya, Dia pasti sedang bekerja!
Tuhan hanya ingin kita selalu
mengandalkan Dia, dan menggantungkan pengharapan kita kepada-Nya. Tuhan tidak
ingin kita berdiri hanya dengan kekuatan kita sendiri. Dia ingin kita merasakan
berkat-Nya melalui cara yang tidak biasa menurut manusia. Namun, apapun
alasan-Nya, kita bisa yakin dan percaya bahwa rencanya-Nya jauh lebih besar
dari pada rencana kita sendiri.
Maka dari itu, izinkan Dia untuk memakai hati, bakat, bahkan masalah kita, untuk bisa mengubah dunia. Karena kita dilahirkan untuk menjadi hamba-Nya yang berharga dan luar biasa. Tuhan Yesus Memberkati!
By : Felicia Amanda Lase