BERKAT
DI BALIK PEMBERIAN
Amsal
11:25a
25 Siapa banyak memberi berkat, diberi kelimpahan.
Tanpa terasa kita sudah
berada di bulan Desember dan dalam waktu empat minggu lagi kita akan memasuki
tahun 2022. Jika kita merenungkan betapa baiknya Tuhan di tahun ini, maka kita
akan terkagum-kagum bagimana besar kasihNya dalam kehidupan kita.
Bulan Desember adalah
bulan dimana kita merayakan natal. Bapa sudah memberikan AnakNya untuk kita. Natal adalah waktu dimana kita diingatkan
untuk memberi. Apa yang harus kita berikan supaya kita mengalami berkat
Tuhan di tahun 2022 yang masih tidak ada kepastian karena pandemi yang semakin
memburuk?
Ayat di atas menghimbau kepada kita
untuk mempunyai rasa empati kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan. Seringkali
kita berpikir bahwa berkat atau pemberian hanyalah uang. Pemberian kepada
saudara-saudara kita yang membutuhkan bukan hanya berupa uang tapi juga waktu,
perhatian, nasehat dan doa.
Karena itu saudara-saudara marilah kita
memperbaiki pemberian kita supaya ada terobosan berkat dalam segala aspek
kehidupan kita. Kita harus menyadari bahwa berkat bukan hanya hal-hal yang
berupa uang tapi ada hal-hal lain yang sering tidak kita sadari, seperti:
1.
Kebijaksanaan
dalam mengatur keuangan sehingga pengeluaran bisa teratur
dan terarah
2.
Damai
sejahtera dalam keluarga dan komunitas dimana Tuhan tempatkan
kita
3.
Kesehatan
jika
kita sehat uang yang seharusnya kita keluarkan untuk biaya pengobatan bisa kita
nikmati untuk hal-hal yang lebih berguna
4.
Sukacita
ketika
kita melihat pemberian kita membuat orang bersukacita maka sukacita itu akan
mengalir dalam kehidupan kita
5.
Pertolongan
yang tak terduga disaat kita merasa tidak ada jalan
keluar, di situlah Tuhan membuka jalan
6.
Sahabat
yang mengasihi kita
Marilah kita
menyenangkan hati Tuhan dengan tidak jemu-jemu berbuat baik (Galatia 6:9)
sehingga kita menatap tahun 2022 dengan penuh pengharapan akan berkat-berkat
Tuhan seperti yang telah kita bahas di atas.