Mungkin dalam hidup kita pernah
melakukan dosa. Atau mungkin kita berada pada keadaan dimana kita merasa jauh
dari Tuhan. Atau kita merasa api kita kurang menyala – nyala lagi dalam
melayani Tuhan. Coba kita teliti apakah ada hal yang kita lakukan yang
mendukakan Tuhan?
Hari ini saya mau ajak kita melihat
kitab Yehezkiel 33 – 36, dimana bangsa Israel mendukakan hati Allah dengan
setiap perbuatannya, namun Allah tetap menyayangi mereka dan memanggil mereka
kembali.
Kita bisa baca di Yehezkiel 33 dimana
Tuhan murka kepada bangsa Israel karena mereka melakukan hal yang tidak berkenan
kepadanya: menyembah berhala; mereka mendengar dan mengatakan firman tapi tidak
melakukan; bersandar pada kekuatan sendiri; dan mencemari istri sesamanya. Bangsa
Israel mengeraskan hati di negerinya dan di pembuangan. Allah murka dan
menghukum Israel menjadi tanah yang musnah dan sunyi sepi.
Namun kita bisa baca bahwa di pasal
36, Allah berpaling kembali kepada mereka.
Tuhan melakukan itu bukan karena
perbuatan bangsa Israel yang menyenangkan hati –Nya, tetapi karena nama-Nya
yang Kudus (ay.22). Begitu juga dengan kita, apapun kesalahan yang sudah kita
lakukan, akui dan minta ampun kepada-Nya. Tetapi ketahuilah, Dia mengampuni
kita bukan karena perbuatan dan usaha kita, tetapi karena Dia Tuhan. Tuhan
tetap membenci dosa kita dan mau kita merasa malu akan dosa kita dan
pelanggaran kita, namun dia tetap begitu baik dan mengampuni kita. (ay.32).
Semuanya itu adalah pemberian dan kasih karunia dari Dia, bukan oleh perbuatan
kita. Dia beri kita hati yang baru. Dia ubah hati yang keras menjadi hati yang
taat.
"Kamu
akan Kuberikan hati yang baru ,
dan roh yang baru di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati
yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat." Yehezkiel 36:26
By : Lorika