Ikuti Kami :
Ikuti Kami : :
Alive in Clarity
Beranda Berita TYC (Teen, Youth & College)

PRISM - Because of Jesus, You Have The Power To Make Wrong Things Right

Yefron Rumapea - 13 April 2022
Total Dilihat : 80
Bagikan :

PRISM - Because of Jesus, You Have The Power To Make Wrong Things Right
[ Saturjoy - April 9, 2022 ] : Teen & Youth


Jika Allah nyata, mengapa Ia membiarkan banyak hal buruk terjadi di dunia? Pertanyaan ini mungkin sering sekali terlontarkan oleh orang-orang bahkan kita sendiri. Ada yang kecewa dengan keadaan, ada yang harus mengalami kegagalan, ada yang kehilangan orang yang mereka kasihi, ada yang diperlakukan secara tidak adil, dan sebagainya lalu kita mulai mempertanyakan Tuhan, “Dimanakah Tuhan?”.

Setiap orang ingin mendapatkan dan mengalami hal-hal yang baik dalam hidupnya. Pada kenyataannya kehidupan tidak pernah mudah dan Allah tidak menjamin kehidupan yang mulus tetapi Ia berjanji memberi kekuatan dan penyertaanNya kepada kita supaya kita bisa melewatinya. Allah mengasihi manusia dan Ia memiliki kerinduan untuk menjalin hubungan dengan manusia. Bahkan Ia memberikan kuasa kepada manusia berupa talenta, bakat dan kemampuan yang berbeda-beda pada setiap orang dengan tujuan supaya manusia bisa berpartner dengan Allah dan ikut berpartisipasi didalam rencana Tuhan yang besar. You can be part of making wrong things right. 

Bacaan Alkitab : Lukas 4:14-21

Kitab Lukas ditulis oleh petobat Yunani (bukan Yahudi) bernama Lukas, salah seorang murid Yesus. Ia lebih fokus kepada pengajaran-pengajaran dan perumpamaanperumpamaan yang Yesus lakukan didalam pelayanannya. Lukas menceritakan Yesus baru kembali dari puasa empat puluh hari di padang gurun ke Galilea. Sementara itu kabar tentang Yesus mulai tersiar diseluruh daerah tersebut. Yesus memiliki kebiasaan mengajar di rumah-rumah ibadat. Pada hari Sabat, Yesus masuk ke rumah ibadat dan kepadaNya diberikan kitab nabi Yesaya dan Ia menemukan nas untuk dibaca:

"Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku 4:19 untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang." 4:20 Kemudian Ia menutup kitab itu, memberikannya kembali kepada pejabat, lalu duduk; dan mata semua orang dalam rumah ibadat itu tertuju kepada-Nya. 4:21 Lalu Ia memulai mengajar mereka, kata-Nya: "Pada hari ini genaplah nas ini sewaktu kamu mendengarnya."

Pada jaman Yesus, bangsa Yahudi berada dibawah pemerintahan kekaisaran Romawi. Biasanya Allah mengijinkan hal buruk terjadi kepada bangsa ini karena ketidaktaatan dan dosa yang mereka lakukan. Akibatnya mereka harus dijajah oleh bangsa lain atau ditawan dan berada didalam pembuangan. Terlepas dari situasi yang mereka alami, Allah tetap menunjukkan kasih kepada bangsa Yahudi dengan berjanji memberikan pengharapan. Bangsa Yahudi percaya bahwa akan ada Mesias yang datang bagi bangsa Yahudi untuk menyelamatkan dan membebaskan mereka. Orang-orang Yahudi juga ingin supaya Mesias tersebut menjadi raja atas mereka. Kitab Yesaya yang ditulis oleh nabi Yesaya, menubuatkan bahwa Allah akan mengirim Mesias dari keturunan Daud, yang keselamatan-Nya pada akhirnya akan meliputi semua bangsa di bumi ini, sehingga memberikan pengharapan bagi umat Allah di bawah perjanjian yang lama dan yang baru.

Pernyataan Yesus "Pada hari ini genaplah nas ini sewaktu kamu mendengarnya." mengundang banyak pro dan kontra. Sebagian besar orang kesulitan untuk mempercayai Yesus adalah Mesias yang mereka nanti-nantikan karena banyak dari mereka yang mengetahui latar belakang Yesus. Yesus merupakan anak seorang tukang kayu sedangkan dalam pikiran mereka sang Mesias akan datang dalam bentuk seorang raja dengan pasukan militernya yang kuat. Kebenarannya adalah Yesus memang Mesias karena Yesus turun ke dunia sebagai manusia 100% dan Allah 100% sebagai bukti bahwa Allah mengasihi manusia dan untuk memberitakan kabar baik tentang kerajaan Allah dan memberikan keselamatan bagi setiap orang.

Yesus hadir dengan rencana yang berbeda dari apa yang dipikirkan manusia. Yesus tetap menjalankan tujuannya dan Ia hadir di tempat ketidakadilan, kesakitan, penindasan berada dan sebagainya. Jika Anda melihat perjalanan Yesus, Ia tidak “berjalan” sendirian tetapi Ia memilih orang-orang untuk menjadi rekan didalam pelayananNya, untuk menjalankan misiNya. Ia juga mengundang orang-orang untuk untuk bergabung denganNya kemana Ia pergi. We are the plan.

Tentu saja, Yesus sangat mampu menyelesaikan masalah yang ada di muka bumi ini dengan satu mujizat. Tetapi bukan hanya Ia ingin mengubah hal-hal salah di muka bumi ini. Dia lebih rindu untuk mengubah hati manusia terlebih dahulu sehingga hal-hal buruk dapat berhenti terjadi. Adalah penting untuk setiap orang percaya melihat dari sudut pandang Tuhan. Maka dari itu perubahan dapat terjadi ketika Andamengijinka Ia bekerja didalam kehidupan Anda.

When He change your heart, He can change your life.
When He change your life, He can change your family.
When He change your family, He can change your environment.
When He change the environment, He can change cities.
When He change your cities, He can change the nation.
When He change the nation. He can change the world. 

Mungkin Anda berpikir apakah saya bisa melakukannya secara instan? Tentu saja tidak. Anda membutuhkan bantuan Roh Kudus dan orang-orang kristen lainnya untuk mewujudkannya. Usul yang dapat saya berikan kepada Anda untuk membuat suatu perubahan adalah :

1. Do not ask “where is God?”. Ask “Where would Jesus be right now?”
Dibutuhkan kemampuan untuk melihat suatu kebutuhan disekitar kita. Seperti Yesus, Ia mampu melihat kebutuhan dari orang-orang dan Ia selalu pergi ketempat orang-orang membutuhkan. Practice to pay attention to your surroundings.

2. Be like Jesus
Yesus memberikan teladan bagi kita untuk melakukan hal yang benar. Seperti Yesus, kita dapat dan perlu melakukannya dengan dasar kasih dan belas kasihan. Tindakan ini tidak bisa dilakukan sesekali atau ketika Anda merasa ingin melakukannya. Anda perlu melakukannya dengan suatu komitmen dan konsistensi. Anda dapat melihat apa yang Yesus lakukan didalam pelayanannya. Small is big. Anda dapat melakukan hal-hal yang simple seperti :
- Menghibur orang yang sedih
- Memperlakukan orang lain dengan baik dan sopan
- Memberi sesuatu kepada orang lain yang membutuhkan (donasi/sumbangan)


Komentar
Berikan Komentar
Belum ada Komentar
Berita Terkait